Trump Ancam Serang Pulau Kharg Iran, Ketegangan Timur Tengah Picu Krisis Energi Global

Donald Trump menyampaikan pernyataan terkait konflik Iran dan ancaman serangan ke Pulau Kharg.

BERIKABARNEWS l – Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengancam akan melancarkan serangan lanjutan ke Pulau Kharg, pusat ekspor minyak utama milik Iran. Ancaman tersebut muncul saat konflik antara United States, Israel, dan Iran memasuki minggu ketiga.

Dalam wawancara dengan NBC News, Trump menyatakan serangan Amerika sebelumnya telah “menghancurkan total” sebagian besar fasilitas di Pulau Kharg dan tidak menutup kemungkinan adanya serangan tambahan dalam waktu dekat. Ia juga menegaskan bahwa dirinya belum siap melakukan kesepakatan damai dengan Teheran karena syarat yang diajukan belum memenuhi tuntutan Washington.

Pulau Kharg selama ini menjadi tulang punggung ekspor minyak Iran. Jika serangan lanjutan benar terjadi, dampaknya diperkirakan akan sangat besar terhadap ekonomi Iran sekaligus memperburuk ketegangan geopolitik di kawasan.

Trump mengakui adanya sinyal dari Teheran yang ingin mengakhiri konflik. Namun pemerintah AS tetap menuntut penghentian total program nuklir dan rudal balistik Iran sebagai syarat utama menuju perdamaian.

Konflik yang terus berlangsung juga memicu kekacauan di pasar energi global. Penutupan jalur pelayaran di Selat Hormuz—salah satu rute energi terpenting dunia—membuat distribusi minyak dan gas terganggu sejak akhir Februari.

Baca Juga : Di Balik Serangan AS-Israel ke Iran: Nuklir, Rudal, dan Represi

Menurut International Energy Agency, situasi ini menjadi salah satu gangguan terbesar dalam sejarah pasar minyak global. Harga minyak mentah dunia kini bertahan di atas 100 dolar AS per barel dan diperkirakan masih berpotensi naik. Pasokan energi global juga diperkirakan berkurang sekitar delapan persen selama Maret, sementara jalur penerbangan internasional di kawasan konflik ikut mengalami gangguan.

Di sisi lain, Iran mulai melancarkan respons militer. Pasukan Islamic Revolutionary Guard Corps mengklaim telah menembakkan sejumlah rudal ke arah Israel serta tiga pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan tersebut. Teheran juga memperingatkan negara-negara tetangga agar tidak mengizinkan fasilitas mereka digunakan untuk operasi militer AS.

Serangan udara juga terus dilancarkan oleh Israel ke wilayah barat Iran, termasuk markas Garda Revolusi di kota Hamadan. Ketegangan regional turut berdampak pada pusat pengisian bahan bakar kapal global di Fujairah yang sempat ditutup setelah terkena serangan artileri.

Trump juga mendesak negara-negara yang bergantung pada jalur energi di Selat Hormuz untuk ikut menjaga keamanan kawasan tersebut. Negara seperti China, Jepang, Prancis, Korea Selatan, dan Inggris diminta mengirim kapal perang guna mengawal jalur pelayaran internasional.

Respons dunia internasional masih beragam. Negara-negara European Union berencana membahas kemungkinan perluasan misi angkatan laut Aspides untuk mengamankan Selat Hormuz. Sementara Jepang dan Korea Selatan menyatakan perlu kajian hukum yang matang sebelum mengirim kekuatan militer.

Dengan konflik yang belum menunjukkan tanda mereda, ketidakpastian di pasar energi global diperkirakan masih akan berlanjut. Situasi ini juga menjadi ujian besar bagi stabilitas politik dan ekonomi dunia di tengah dinamika geopolitik yang semakin kompleks.

Rusia Hujani Kyiv dengan Rudal dan Drone, 10 Orang Tewas

BERIKABARNEWS l KYIV – Rusia kembali menghujani ibu...

Serangan rudal dan drone Rusia menghantam Kyiv, Ukraina.

Zelensky Sebut Rusia Siapkan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Ukraina

BERIKABARNEWS l KIEV – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky...

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan pernyataan terkait dugaan pengerahan tentara Korea Utara ke Rusia.

Thailand Kutuk Serangan di Narathiwat yang Tewaskan Lima Prajurit

BERIKABARNEWS l NARATHIWAT – Pemerintah Thailand mengutuk keras...

Serangan bersenjata yang menewaskan lima prajurit di Narathiwat, Thailand Selatan.

Iran Serang Titik Strategis, Trump Beri Peringatan Keras di Tengah Memanasnya Konflik

BERIKABARNEWS l – Konflik antara Amerika Serikat (AS)...

Asap membumbung usai serangan Iran di kawasan Timur Tengah saat konflik dengan Amerika Serikat kembali memanas.

Mengenal Khalil Al-Hayya, Pemimpin Baru Hamas Pengganti Yahya Sinwar

BERIKABARNEWS l – Khalil Al-Hayya resmi ditunjuk sebagai...

Khalil Al-Hayya, pemimpin baru Hamas yang ditunjuk menggantikan Yahya Sinwar sebagai pemimpin tertinggi organisasi.

Serangan AS ke Iran Picu Eskalasi Baru

BERIKABARNEWS l – Ketegangan di Timur Tengah kembali...

Asap membumbung setelah serangan udara dalam eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Timur Tengah.

berita terkini