BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menginstruksikan seluruh SPBU di Kota Pontianak untuk beroperasi selama 24 jam penuh guna mengatasi antrean panjang bahan bakar minyak (BBM).
Kebijakan ini diambil sebagai langkah cepat Pemerintah Kota Pontianak dalam merespons lonjakan antrean kendaraan di sejumlah SPBU, terutama menjelang Idulfitri.
Menurut Edi, ketersediaan BBM di Pontianak sebenarnya dalam kondisi aman. Namun, peningkatan permintaan serta pola pembelian masyarakat menyebabkan penumpukan antrean di lapangan.
“Dengan operasional 24 jam, kita harapkan pelayanan lebih cepat dan antrean bisa terurai,” ujarnya.
Selain memperpanjang jam operasional SPBU, Pemkot Pontianak juga menggandeng Pertamina serta melibatkan aparat TNI-Polri untuk menjaga kelancaran distribusi dan ketertiban di lokasi pengisian.
Petugas disiagakan di area SPBU guna memastikan proses pengisian berjalan lancar tanpa hambatan, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan di lapangan.
Baca Juga : Wali Kota Perintahkan SPBU Buka 24 Jam, Distribusi BBM Dipercepat
Distribusi BBM juga terus dioptimalkan melalui koordinasi intensif dengan pihak Pertamina dan pengelola SPBU. Penyaluran diminta dilakukan sebelum stok habis agar tidak menimbulkan persepsi kelangkaan di masyarakat.
Untuk mempercepat distribusi, mobil tangki BBM diberikan akses prioritas melintasi jalur strategis, termasuk di Jembatan Kapuas I, dengan pengawalan petugas.
Selain itu, pengawasan terhadap potensi penimbunan dan praktik penjualan tidak wajar juga diperketat. SPBU didorong menambah jumlah operator agar proses pengisian lebih cepat.
Pemerintah Kota Pontianak memastikan distribusi BBM akan terus berjalan secara berkelanjutan. Masyarakat pun diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.*
