Pemprov Kalbar Kejar Target UCJ 45,58 Persen

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan menerima audiensi Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan di ruang kerja Wakil Gubernur, Jumat (22/5/2026).

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat upaya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat. Langkah tersebut dibahas dalam audiensi antara Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan bersama Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan di ruang kerja Wakil Gubernur, Jumat (22/5/2026).

Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya Pemprov Kalbar untuk mengejar target Universal Coverage Jamsostek (UCJ) sebesar 45,58 persen pada akhir tahun 2026.

Target tersebut dinilai penting untuk memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja formal maupun informal di Kalimantan Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Krisantus mengungkapkan masih besarnya jumlah pekerja di Kalbar yang belum terdaftar dalam sistem jaminan sosial ketenagakerjaan.

Menurutnya, saat ini masih terdapat sekitar 72,32 persen atau setara 1,88 juta pekerja yang belum mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

“Masih terdapat gap perlindungan yang cukup besar, yakni sekitar 72,32 persen atau 1,88 juta pekerja yang belum terakomodasi dalam sistem jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Krisantus Kurniawan.

Baca Juga : Pemprov Kalbar Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Lewat Sinergi SIKADA

Kondisi tersebut menunjukkan masih banyak pekerja di Kalbar yang belum memiliki perlindungan terhadap risiko kerja maupun jaminan sosial lainnya.

Karena itu, Pemprov Kalbar bersama BPJS Ketenagakerjaan akan memperkuat sinergi lintas sektor guna mempercepat perluasan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dalam upaya mencapai target UCJ Kalbar, pemerintah juga mulai memetakan kelompok pekerja yang menjadi prioritas perlindungan.

Salah satu fokus utama adalah pekerja rentan dan sektor informal yang selama ini dinilai paling minim perlindungan sosial.

Selain itu, perlindungan juga diarahkan kepada tenaga non-ASN, guru honorer, perangkat desa, hingga pekerja di sektor perkebunan dan perikanan yang menjadi sektor unggulan Kalimantan Barat.

Baca Juga : Wagub Krisantus Terima Gelar Adat Kehormatan Cendaga Bandar Bicara Tuah Benua

Untuk mendukung percepatan program tersebut, Pemprov Kalbar berkomitmen menambah alokasi anggaran daerah guna membantu pembiayaan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

Di sisi lain, pemerintah juga menggandeng Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat untuk memperkuat pengawasan dan meningkatkan kepatuhan perusahaan dalam mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem kerja yang lebih aman dan inklusif bagi masyarakat Kalimantan Barat.

Pemprov Kalbar optimistis target UCJ 45,58 persen pada akhir 2026 dapat tercapai sehingga semakin banyak pekerja yang memperoleh perlindungan jaminan sosial secara menyeluruh.*

Gemarikan dan Bunda PAUD Jadi Fokus Erlina Norsan Wujudkan Generasi Emas 2045

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Ketua TP PKK...

Ketua TP PKK Kalbar Erlina Norsan saat memantau Program Gemarikan dan pembinaan Bunda PAUD di Pantai Pulau Datok, Kabupaten Kayong Utara.

Ribuan Warga Meriahkan Penutupan Gema Membangun Desa Bersama Gubernur Ria Norsan

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Ribuan warga memadati...

Gubernur Kalbar Ria Norsan mengikuti senam sehat bersama ribuan warga saat penutupan Gema Membangun Desa di Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara.

Mulai 1 Agustus, Harga Pertamax Series di Kalbar Resmi Turun

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – PT Pertamina Patra Niaga...

ilustrasi - Pengendara mengisi BBM di SPBU Pertamina usai penurunan harga Pertamax Series per 1 Agustus 2026.

Gubernur Ria Norsan Tutup Gema Membangun Desa, Apresiasi Semangat Warga Teluk Batang

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Gubernur Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menutup Program Gema Membangun Desa di Teluk Batang bersama masyarakat dan jajaran pemerintah Kabupaten Kayong Utara.

Kerja Sama Kalbar–Sarawak Makin Erat, SOSEK MALINDO Sepakati Sejumlah Program Strategis

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kerja sama antara Kalimantan...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan bersama delegasi Kalbar dan Sarawak saat penutupan Sidang SOSEK MALINDO Ke-39 di Pontianak.

Ria Norsan Resmikan GMD di Teluk Batang, Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Tekan Inflasi

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Gubernur Kalimantan Barat,...

Gubernur Kalbar Ria Norsan meninjau stan pelayanan saat meresmikan Program Gema Membangun Desa di Desa Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara.

berita terkini