Sindikat TPPO di Pontianak Rayu Korban dengan Mahar Fantastis

Ilustrasi kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus pernikahan pesanan di Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Polresta Pontianak membongkar dugaan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus pernikahan pesanan atau mail-order bride dengan warga negara asing asal China.

Sindikat tersebut diduga menyasar perempuan lokal dengan iming-iming uang mahar puluhan juta rupiah serta janji kehidupan mapan di luar negeri.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto mengatakan, para pelaku memanfaatkan kondisi ekonomi calon korban untuk melancarkan aksinya.

“Korban dijanjikan kehidupan yang layak di China dan diberikan iming-iming uang puluhan juta rupiah. Saat ini kami masih mendalami jaringan perekrutan setelah mengamankan sejumlah perempuan yang diduga akan dikirim,” jelas Kombes Pol Endang Tri Purwanto.

Baca Juga : Polisi Gerebek Kampung Beting, 1.562 Butir Ekstasi Siap Edar Diamankan

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, salah satu korban dijanjikan uang mahar sebesar Rp40 juta apabila bersedia menikah dan dibawa ke China.

Selain uang mahar, korban juga dijanjikan kehidupan yang nyaman dan berkecukupan setelah tinggal di negara tujuan. Untuk meyakinkan calon korban, perekrut bahkan memperlihatkan foto-foto perempuan yang disebut sukses setelah menikah dengan pria asal China.

Kasus ini terungkap setelah polisi melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Jalan Haji Kadir, Kelurahan Parit Mayor, Kecamatan Pontianak Timur.

Rumah tersebut diduga dijadikan tempat penampungan sementara bagi para korban sebelum diberangkatkan ke luar negeri.

Baca Juga : Modus Paket Travel Terbongkar, Puluhan Gram Sabu Gagal Beredar

Dalam operasi itu, polisi mengamankan beberapa perempuan yang diduga menjadi calon korban TPPO beserta dokumen perjalanan dan paspor yang telah dipersiapkan.

Kapolresta Pontianak menegaskan praktik pernikahan pesanan sangat berbahaya karena korban rentan mengalami eksploitasi fisik maupun ekonomi setelah berada di luar negeri.

Saat ini, Satreskrim Polresta Pontianak masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan perekrutan dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam pengiriman perempuan Indonesia ke luar negeri dengan modus serupa.*

Jalur Tikus Entikong Jadi Sasaran Penyelundupan Narkoba

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Jalur tikus di kawasan...

Satgas Pamtas Yonarmed 19 menyita 32,2452 kilogram sabu dan 4.867 pil ekstasi di jalur tikus kawasan perbatasan Entikong, Sanggau. (foto: Satgas Pamtas Yonarmed 19)

Curi Barang Senilai Rp10,3 Juta, Pria di Singkawang Ditangkap

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Unit Reskrim Polsek Singkawang...

Pelaku pencurian di Kelurahan Roban, Singkawang, diamankan polisi bersama barang bukti sepeda fixie hasil curian. (Foto: Res-Skw)

Dua Pembobol Gudang Shopee Sanggau Ditangkap di Pemakaman Tionghoa

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Polisi menangkap dua pria...

Polisi mengamankan dua terduga pelaku pembobolan gudang Shopee di Sanggau beserta barang bukti kendaraan dan alat yang disita. (Foto: Res-Sgu)

Polisi Bongkar Penyelewengan Pertalite Subsidi di Sambas

BERIKABARNEWS l SAMBAS – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim)...

Polisi mengamankan barang bukti kasus dugaan penyelewengan Pertalite subsidi di Sambas. (Foto: Res-Sbs)

Diduga Terlibat PETI di Sungai Sekayam, Pria 55 Tahun Diamankan

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Seorang pria berinisial LN...

Petugas kepolisian mengamankan peralatan pengolahan emas dalam penertiban dugaan PETI di Sungai Sekayam, Sanggau. (Foto: Res-Sgu)

Motor Penghuni Kos di Sekayam Dicuri, Dua Pria Diamankan

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Polsek Sekayam mengamankan dua...

Polsek Sekayam mengamankan dua pria yang diduga mencuri motor Yamaha Jupiter Z1 milik penghuni kos. Motor korban diketahui diparkir tanpa kunci stang. (Res-Sgu)

berita terkini