Dinkes Pontianak Catat Nilai AKIP Tertinggi, Wali Kota Tekankan Pelayanan dan Efisiensi

Foto bersama jajaran kepada OPD penerima piagam penghargaan SAKIP Award 2026.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Dinas Kesehatan Kota Pontianak mencatat nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) tertinggi pada ajang SAKIP Awards 2026 di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak. Dengan skor 90,46, Dinas Kesehatan menjadi organisasi perangkat daerah (OPD) dengan capaian kinerja terbaik tahun ini.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono didampingi Wakil Wali Kota Bahasan di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (9/6/2026).

Selain Dinas Kesehatan, Sekretariat DPRD Kota Pontianak meraih posisi kedua dengan nilai 88,41, sementara Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Pontianak berada di posisi ketiga dengan nilai 85,86.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat budaya kerja yang akuntabel dan efisien.

“Oleh sebab itu, saya berharap momentum acara hari ini dapat semakin meningkatkan pemahaman kita tentang SAKIP, memahami fungsinya, dan memahami apa yang harus dilakukan dalam mengoptimalkan kinerja di OPD masing-masing,” ujarnya.

Menurut Edi, evaluasi yang dilakukan masih menemukan sejumlah persoalan, mulai dari kesenjangan antara perencanaan dan realisasi program hingga monitoring dan evaluasi internal yang belum berjalan optimal di beberapa OPD.

Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah memperkuat sinergi antara perencanaan dan penganggaran agar setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Program yang dijalankan harus mampu menghasilkan capaian yang terukur dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga : Buka Kejuaraan PTM K3, Wako Edi Ingin Atlet Tenis Meja Pontianak Tembus Nasional

Edi juga menekankan pentingnya inovasi pelayanan publik dan efisiensi anggaran di tengah keterbatasan sumber daya manusia serta potensi berlanjutnya penghematan anggaran pada tahun 2027.

Menurutnya, perangkat daerah harus mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, ramah, dan responsif melalui pemanfaatan teknologi digital, termasuk optimalisasi aplikasi e-SAKIP.

“Jadikan akuntabilitas sebagai budaya kerja, bukan sekadar kewajiban administratif,” pesan Edi.

Ia menilai masyarakat akan merasakan langsung kualitas kinerja pemerintah dari pelayanan sehari-hari, seperti pelayanan kesehatan, pelayanan perizinan, hingga pelayanan di tingkat kelurahan dan kecamatan.

“Masyarakat harus merasa nyaman dengan kehadiran kita, terutama pada layanan yang berhadapan langsung dengan masyarakat,” katanya.

Selain pelayanan publik, Edi juga menyoroti pentingnya efisiensi dalam pelaksanaan APBD. Program yang dinilai tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat diminta untuk dialihkan ke program prioritas yang lebih berdampak.

Ia juga mengingatkan perangkat daerah agar tetap memperhatikan kondisi masyarakat berpenghasilan rendah dalam setiap kebijakan yang diambil.

Baca Juga : SOP Jadi Benteng ASN dari Jeratan Hukum

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Pontianak Yusnaldi menjelaskan penilaian SAKIP Awards 2026 dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri PANRB Nomor 88 Tahun 2021 tentang Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

Penilaian dilakukan oleh Inspektorat Kota Pontianak secara objektif dan transparan dengan mengukur kualitas perencanaan, pelaporan, evaluasi internal, hingga capaian manfaat program bagi masyarakat.

Pada kategori peningkatan nilai SAKIP tertinggi, penghargaan diberikan kepada Satpol PP Kota Pontianak dengan kenaikan 9,74 poin dan nilai AKIP 85,15.

Sekretariat DPRD Kota Pontianak berada di posisi kedua dengan peningkatan 9,55 poin, sedangkan Badan Pendapatan Daerah Kota Pontianak menempati posisi ketiga dengan peningkatan 9 poin dan nilai AKIP 84,11.*

BNN dan Keraton Kadriah Latih Warga Kawasan Rawan Narkoba Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Badan Narkotika Nasional Republik...

BNN RI dan Kesultanan Pontianak menggelar pelatihan usaha produktif bagi masyarakat Kampung Dalam Beting. (Foto: post.bhinnekanusantara.id)

1.000 Pelajar Pontianak Terima Bantuan Pendidikan dari Program Like Sedekah Baznas 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 1.000 pelajar di...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan bantuan tas dan perlengkapan sekolah kepada pelajar melalui program Like Sedekah Baznas 2026.

Taman Parit Nanas Pontianak Dibenahi, Penerangan Ditingkatkan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan dalam Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Pontianak terhadap Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Kota Pontianak tentang APBD Kota Pontianak Tahun Anggaran 2027, Senin (2/11/2026).

83 Kontingen PGRI Pontianak Ikuti Porsenijar Kalbar 2026, Edi Targetkan Juara Umum

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 83 orang kontingen...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melepas 83 kontingen PGRI Pontianak yang akan mengikuti Porsenijar Kalbar 2026 di Singkawang.

49.351 Pelajar Pontianak Punya Tabungan, Sampah Jadi Saldo SimPel

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 49.351 rekening Simpanan...

Sosialisasi program Simpanan Pelajar dan bank sampah mini di SDN 15 Pontianak Selatan, Senin (2/11/2026).

Operasi Patuh Kapuas 2026, Polresta Pontianak Tindak 39 Pelanggar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Satuan Lalu Lintas (Satlantas)...

Petugas Satlantas Polresta Pontianak mengamankan sepeda motor dalam penertiban knalpot brong dan balap liar pada Operasi Patuh Kapuas 2026. (Foto: Res-Ptk)

berita terkini