Sarawak Dirikan Kantor Perdagangan di Pontianak, Perkuat Ekonomi Borneo

Premier Sarawak mengumumkan rencana pendirian kantor perdagangan Sarawak di Pontianak untuk memperkuat kerja sama ekonomi dengan Kalimantan Barat.

BERIKABARNEWS l – Pemerintah Negeri Sarawak, Malaysia, berencana mendirikan kantor perdagangan di Pontianak sebagai langkah strategis untuk memperkuat kerja sama ekonomi lintas batas dengan Kalimantan Barat. Langkah ini dinilai menjadi babak baru dalam hubungan bilateral kedua wilayah di Pulau Borneo.

Kantor perdagangan tersebut diharapkan menjadi pusat komunikasi sekaligus penghubung utama dalam memperluas kolaborasi di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, hingga layanan kesehatan.

Premier Sarawak, Datuk Patinggi Tan Sri (Dr) Abang Abdul Rahman Zohari Tun Datuk Abang Openg, mengatakan kantor di Pontianak akan dikembangkan dengan konsep serupa Sarawak Trade and Tourism Office yang telah lebih dahulu beroperasi di Singapura dan Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.

“Kami telah mengidentifikasi gedung di Pontianak untuk dijadikan kantor. Modelnya sama dengan yang kami kembangkan di Singapura dan Brunei. Kami akan menempatkan staf dan perwakilan resmi di sana,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan kantor fisik di Pontianak akan mempermudah komunikasi dan mempercepat koordinasi antara pemerintah, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan di Kalimantan Barat dan Sarawak.

Baca Juga : Perkuat Industri Halal dan Konektivitas, Gubernur Ria Norsan Terima Delegasi Sarawak

Dengan adanya fasilitas tersebut, pertukaran informasi, penjajakan investasi, hingga pengembangan peluang bisnis diyakini dapat berjalan lebih efektif dan terstruktur.

Rencana pendirian kantor perdagangan ini juga didorong oleh meningkatnya aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat antara Kalimantan Barat dan Sarawak dalam beberapa tahun terakhir. Selain sektor ekonomi, kebutuhan layanan kesehatan lintas negara turut menjadi alasan penting dibentuknya fasilitas tersebut.

Sarawak menilai interaksi masyarakat dan dunia usaha yang semakin intens memerlukan wadah resmi agar kerja sama dapat berjalan lebih terintegrasi dan efisien.

Nantinya, kantor perdagangan tersebut akan berfungsi sebagai pusat komunikasi strategis, fasilitator investasi, sekaligus penghubung pengembangan sektor prioritas yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

Pemerintah Sarawak optimistis langkah ini mampu memperkuat integrasi ekonomi lintas batas di Pulau Borneo sekaligus membuka peluang baru bagi pertumbuhan investasi dan usaha di kedua wilayah.**

Hotspot Kalbar Picu Kabut Asap, Sarawak Terdampak

BERIKABARNEWS l KUCHING – Titik panas (hotspot) yang...

Pantauan ASMC menunjukkan sebaran hotspot dan kabut asap dari Kalimantan Barat menuju Sarawak.

Akses Sarawak-Kalbar Bakal Makin Mudah, ICQS Serikin Rampung 2027

BERIKABARNEWS l SERIKIN – Akses lintas batas Sarawak,...

Wakil Menteri Perhubungan II Sarawak Datuk Henry Harry Jinep meninjau pembangunan ICQS Serikin di Sarawak.

Ketahuan Operasikan Judi Online, WNI 19 Tahun Dipenjara di Sarawak

BERIKABARNEWS l SIBURAN – Seorang warga negara Indonesia...

Ilustrasi AI- WNI 19 tahun terlibat kasus judi online di Sarawak, Malaysia.

Pengadilan Kuching Denda Enam Nelayan Indonesia RM1,44 Juta

BERIKABARNEWS l KUCHING – Pengadilan Sesyen Kuching, Malaysia,...

Pengadilan Kuching menjatuhkan denda kepada enam nelayan Indonesia karena illegal fishing di Sarawak. (Foto: unsplash.com/@sasun1990)

Salah Injak Gas, Mobil Terjang Pintu Bandara Kinabalu

BERIKABARNEWS l KOTA KINABALU – Sebuah Sport Utility...

SUV berwarna putih menerjang pintu masuk terminal keberangkatan Bandara Internasional Kota Kinabalu (KKIA), Malaysia.

Empat WNI Ditangkap di Sarawak Usai Diduga Masuk Malaysia Lewat Jalur Tikus

BERIKABARNEWS l BAU – Empat warga negara Indonesia...

Polisi Malaysia mengamankan empat WNI yang diduga masuk ke Sarawak melalui jalur tidak resmi di kawasan Bau.

berita terkini