IPM Kalbar Naik ke 72,09, Gubernur Ria Norsan Sebut Kualitas SDM Terus Meningkat

Gubernur Kalbar Ria Norsan memimpin coffee morning Satgas Percepatan Peningkatan IPM di Balai Petitih Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kalimantan Barat mencatatkan capaian membanggakan pada 2025. Untuk pertama kalinya, IPM Kalimantan Barat menembus angka 72,09, sekaligus mengantarkan provinsi ini masuk ke kategori pembangunan manusia “tinggi”.

Pencapaian tersebut menjadi sorotan dalam agenda Coffee Morning Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Peningkatan IPM yang dipimpin langsung Gubernur Kalbar, Ria Norsan, di Balai Petitih, Pontianak, Kamis (2/7/2026).

Ria Norsan menegaskan, kenaikan IPM Kalbar menjadi indikator positif bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah ini terus mengalami peningkatan. Meski demikian, ia mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar tidak cepat berpuas diri.

Menurutnya, capaian ini harus dijadikan motivasi untuk terus mempercepat pembangunan manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu menghadapi tantangan global.

“Alhamdulillah, berdasarkan data BPS, Indeks Pembangunan Manusia Kalimantan Barat tahun 2025 telah mencapai angka 72,09. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh pemangku kepentingan,” ujar Ria Norsan di hadapan jajaran Forkopimda, akademisi, dan pimpinan instansi vertikal.

Baca Juga : Hadiri RUPS PT Askrida, Gubernur Ria Norsan Dorong Inovasi dan Penguatan Bisnis

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat, Muhammad Saichudin, menjelaskan bahwa angka 72,09 menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah pembangunan manusia di Kalimantan Barat. Bahkan, pertumbuhan IPM Kalbar disebut melampaui rata-rata pertumbuhan nasional.

Peningkatan tersebut merupakan hasil dari berbagai intervensi strategis yang dilakukan secara terpadu pada tiga sektor utama, yakni pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Di sektor pendidikan, kenaikan IPM didorong oleh meningkatnya rata-rata lama sekolah, yang menunjukkan akses masyarakat terhadap pendidikan semakin baik.

Sementara di bidang kesehatan, penguatan program jaminan kesehatan masyarakat dinilai berkontribusi besar terhadap peningkatan kualitas hidup warga. Adapun pada sektor ekonomi, berbagai program pemberdayaan masyarakat mampu membantu peningkatan standar hidup yang lebih layak.

Ria Norsan menekankan bahwa tren positif ini harus diikuti dengan perencanaan pembangunan yang lebih terukur, berbasis data, dan berorientasi pada hasil nyata.

Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap program yang dijalankan memiliki indikator yang jelas serta memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, peningkatan kualitas SDM menjadi kunci utama agar Kalimantan Barat mampu bersaing, tidak hanya di level nasional tetapi juga global.

Baca Juga : Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Sekda Harisson Tekankan Sinergi Pemda dan Polri Jaga Keamanan Kalbar

Forum Satgas Percepatan Peningkatan IPM ini juga mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan instansi vertikal dalam mendorong pembangunan manusia yang berkelanjutan.

Dengan kolaborasi yang semakin solid, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat optimistis kualitas hidup masyarakat akan terus meningkat. Generasi muda Kalbar pun diharapkan mampu tumbuh menjadi SDM unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Peningkatan IPM yang konsisten ini diyakini menjadi fondasi penting bagi Kalimantan Barat untuk mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.*

Pemprov Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Hadapi Musim Hujan

BERIKABARNEWS l l PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan...

Gubernur Kalbar Ria Norsan memimpin rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi menjelang musim hujan 2026/2027.

Gubernur Ria Norsan Hadiri HUT ke-81 TNI, Dorong Sinergi Jaga Kalbar

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Gubernur Kalimantan Barat...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri Apel Besar HUT ke-81 TNI di Makodam XII/Tanjungpura, Kabupaten Kubu Raya.

Karhutla Kalbar Mulai Mereda, Hotspot Turun Jadi 24 Titik

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Penanganan kebakaran hutan dan...

Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.

Rp40 Miliar Dana Banpres Disiapkan, Pemprov Kalbar Perkuat Karhutla

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan alokasi dana Banpres Rp40 miliar untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

Tabligh Akbar Bersama UAS, Ria Norsan Ajak Warga Doakan Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ribuan warga menghadiri Tabligh...

Gubernur Kalbar Ria Norsan bersama Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam Tabligh Akbar di Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar UAS di Singkawang, Ria Norsan Ajak Jaga Persatuan

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Ribuan jemaah dari berbagai...

Ribuan jemaah menghadiri Tabligh Akbar bersama Ustaz Abdul Somad di Stadion Kridasana, Kota Singkawang, dalam rangka Milad ke-7 Fahmi Ummi, Jumat (2/10/2026).

berita terkini