Konjen RI Kuching Berangkatkan 22 Siswa CLC Sarawak Penerima Beasiswa GEMA CITA

Konjen RI Kuching Abdullah Zulkifli melepas keberangkatan 22 siswa CLC Sarawak penerima Beasiswa GEMA CITA 2026 melalui PLBN Tebedu-Entikong menuju Indonesia.

BERIKABARNEWS l ENTIKONG – Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di Kuching, Abdullah Zulkifli, secara resmi memberangkatkan 22 siswa Community Learning Center (CLC) di Sarawak, Malaysia, penerima Beasiswa GEMA CITA 2026 melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Tebedu-Entikong, Kamis (9/7/2026).

Keberangkatan tersebut menjadi momen penting bagi para siswa yang merupakan anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI). Mereka kembali ke Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah di berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Abdullah Zulkifli mengingatkan para penerima beasiswa agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya sebagai bekal meraih masa depan.

“Pendidikan adalah sayap yang akan membawa kalian terbang ke tempat-tempat yang jauh, atau pulang kampung untuk memberikan pengabdian. Untuk itu, perkuat sayap kalian dengan fokus mengembangkan diri dan menguasai ilmu pengetahuan melalui pendidikan,” pesannya.

Baca Juga : Indonesia Bidik Generasi Muda Jadi Inovator AI, Siapkan Tata Kelola Kecerdasan Buatan

Selain 22 penerima Beasiswa GEMA CITA, sejumlah lulusan kelas IX dari berbagai CLC di Sarawak juga kembali ke Tanah Air secara mandiri untuk melanjutkan pendidikan.

Para penerima beasiswa berasal dari sembilan CLC di Sarawak, yakni CLC Ladang 3 SPAD, CLC Ladang Galasah, CLC Ladang Ladong, CLC Retus Rantau, CLC Wilmar Saremas, CLC Wilmar Segarmas, CLC Rinwood Pelita Mukah, CLC Ladang Rajawali, dan TKB Melur Gemilang.

Mereka akan melanjutkan pendidikan di enam provinsi, yaitu Jawa Timur dan Jawa Tengah masing-masing enam siswa, Daerah Istimewa Yogyakarta tiga siswa, Jawa Barat tiga siswa, Banten dua siswa, serta Sulawesi Selatan dua siswa.

Program Beasiswa GEMA CITA 2026 merupakan hasil kolaborasi KJRI Kuching dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) RI dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia yang berada di luar negeri.

Baca Juga : Ria Norsan Kukuhkan Pengurus PKDI Kalbar, Pastikan Tak Ada Lagi Desa Tertinggal

KJRI Kuching berperan dalam pembinaan siswa di CLC, pengurusan dokumen perjalanan, pembekalan sebelum keberangkatan, hingga koordinasi dengan perusahaan tempat orang tua siswa bekerja serta keluarga para peserta.

Sementara itu, Kemdikdasmen RI memfasilitasi penempatan para penerima beasiswa di berbagai satuan pendidikan di Indonesia agar mereka dapat melanjutkan pendidikan secara berkelanjutan.

Melalui Program Beasiswa GEMA CITA 2026, pemerintah berharap anak-anak pekerja migran Indonesia memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengenyam pendidikan berkualitas, sehingga mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.**

Imigrasi Malaysia Gerebek Tiga Lokasi di Kuching, 59 WNI Diamankan

BERIKABARNEWS l KUCHING – Jabatan Imigresen Malaysia (JIM)...

Imigrasi Malaysia menggerebek tiga lokasi di Kuching dan mengamankan 59 WNI. (JIM Sarawak)

Helikopter Medis Jatuh di Long Lellang Sarawak, Lima Orang Tewas

BERIKABARNEWS l MIRI – Helikopter medis Layanan Dokter...

Helikopter medis Layanan Dokter Udara yang jatuh di dekat Bandara Long Lellang, Sarawak. (facebook.com/al.imram.88)

Helikopter Layanan Dokter Terbang Kecelakaan Saat Mendarat di Sarawak

BERIKABARNEWS l MIRI – Helikopter layanan Dokter Terbang...

Ilustrasi - Helikopter layanan Dokter Terbang Kementerian Kesehatan Malaysia yang mengalami kecelakaan saat hendak mendarat di Long Lellang, Sarawak. (Foto: unsplash.com/@isaacbenhesed)

24 WNI Terjaring Operasi JIM Sarawak di Kuching

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 24 warga negara...

Petugas JIM Sarawak mengamankan WNI dalam operasi penguatkuasaan di Kuching, Sarawak.

Ops Gegar Kuching, 35 Warga Asing Ditahan Termasuk WNI

BERIKABARNEWS l KUCHING – Jabatan Imigresen Malaysia (JIM)...

Operasi Ops Gegar JIM Kuching yang menahan 35 warga asing, termasuk warga Indonesia, di Sarawak. (Suara Sarawak)

63 Sekolah Sarawak Ditutup Akibat Kabut Asap

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 63 sekolah di...

Kabut asap menyelimuti wilayah Sarawak dan berdampak pada aktivitas sekolah.

berita terkini