Ops Gegar Kuching, 35 Warga Asing Ditahan Termasuk WNI

Operasi Ops Gegar JIM Kuching yang menahan 35 warga asing, termasuk warga Indonesia, di Sarawak. (Suara Sarawak)

BERIKABARNEWS l KUCHING – Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) menahan 35 warga asing, termasuk warga Indonesia, dalam operasi penindakan di tiga lokasi di Kuching, Sarawak, Senin (7/9/2026) malam.

Operasi yang diberi nama Ops Gegar Kuching tersebut melibatkan 45 pegawai imigresen dari unit penguatkuasaan JIM Kuching. Petugas menyasar tiga lokasi, yakni Jalan Chan Chin Ann, Jalan Stutong, dan Moyan Square.

Timbalan Ketua Pengarah (Operasi) JIM, Datuk Lokman Effendi Ramli, mengatakan petugas memeriksa identitas dan dokumen sebanyak 57 warga asing yang ditemukan di tiga lokasi tersebut.

Hasil pemeriksaan menunjukkan 35 orang ditahan, terdiri dari 15 pria dan 20 wanita. Mereka diduga melakukan pelanggaran terhadap Akta Imigresen Malaysia.

Baca Juga : Lewat Jalur Tikus, Penyelundupan Daging Beku Tujuan Kalbar Digagalkan di Serikin

Pelanggaran yang ditemukan antara lain tinggal melebihi batas izin atau overstay. Petugas juga mendapati adanya warga asing yang diduga menyalahgunakan Pas Lawatan Sosial untuk bekerja secara ilegal.

Selain itu, beberapa warga asing tidak dapat menunjukkan paspor atau dokumen perjalanan yang sah ketika menjalani pemeriksaan.

Para warga asing yang ditahan diketahui berasal dari sejumlah negara, di antaranya Vietnam, Indonesia, dan China. Dengan demikian, warga Indonesia termasuk dalam warga asing yang terjaring dalam Ops Gegar Kuching tersebut.

Saat penggerebekan berlangsung, sejumlah warga asing sempat berusaha melarikan diri. Namun, petugas berhasil mengamankan seluruh target operasi.

Baca Juga : Kamar Terkunci dari Dalam, WNI Ditemukan Tak Bernyawa di Miri

Seluruh tahanan kemudian dibawa ke Depot Imigresen Semuja untuk menjalani pemeriksaan dokumen serta proses penyidikan lebih lanjut.

Lokman mengatakan JIM akan terus meningkatkan operasi penguatkuasaan berdasarkan informasi intelijen. Pengawasan juga dilakukan terhadap dugaan masuknya warga asing melalui jalur tidak resmi atau jalan tikus di kawasan perbatasan Sarawak.

Ia turut mengingatkan para majikan agar tidak melindungi ataupun mempekerjakan pendatang asing tanpa izin (PATI).

“Majikan diimbau untuk tidak sekali-kali melindungi atau menggaji pendatang asing tanpa izin (PATI). Pihak majikan yang terbukti melanggar aturan akan dikenakan tindakan hukum yang tegas,” ujar Lokman Effendi Ramli.*

Sarawak-Jakarta Makin Dekat, AirBorneo Buka Rute Langsung

BERIKABARNEWS l KUCHING – Maskapai milik pemerintah Sarawak,...

Pesawat AirBorneo yang akan melayani rute penerbangan langsung Kuching-Jakarta mulai 13 November 2026. (Foto: instagram.com/klinternationalairport)

Deportasi 71 WNI dari Sarawak Berlangsung Lewat Jalur Darat

BERIKABARNEWS l SERIAN – Sebanyak 71 warga negara...

Proses deportasi 71 WNI dari Depo Imigresen Semuja Sarawak melalui jalur darat di perbatasan ICQS Tebedu, Malaysia. (foto: JIM Sarawak)

WNI Asal Singkawang Terlibat Prostitusi di Kuching, Divonis Penjara

BERIKABARNEWS l KUCHING – Seorang warga negara Indonesia...

Ilustrasi - Pengadilan di Kuching, Malaysia, menjatuhkan hukuman denda dan penjara kepada WNI asal Singkawang dalam kasus prostitusi dan pelanggaran izin tinggal.

205 WNI Dideportasi dari Sarawak, Enam di Antaranya Anak-anak

BERIKABARNEWS l SERIAN – Sebanyak 205 Warga Negara...

Sebanyak 205 WNI dideportasi oleh Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Sarawak melalui perbatasan Tebedu-Entikong pada 27–28 Oktober 2026, termasuk enam anak-anak. (Foto: JIM Sarawak)

Pelajar 16 Tahun Serang Guru dengan Kapak di Kuching, Polisi Periksa Kejiwaan

BERIKABARNEWS l KUCHING – Kepolisian Sarawak, Malaysia, tengah...

Plt Komisaris Polisi Sarawak DCP Saifullizan Ishak menyampaikan perkembangan penyelidikan kasus pelajar 16 tahun yang menyerang guru menggunakan kapak dalam konferensi pers di Markas Kontingen Polisi Sarawak, Kuching, Malaysia. (Foto: facebook.com/polissarawak)

KJRI Kuching Dampingi Pemulangan 40 WNI dari Sarawak Lewat Entikong

BERIKABARNEWS l ENTIKONG – Konsulat Jenderal Republik Indonesia...

KJRI Kuching mendampingi pemulangan 40 WNI bermasalah dari Sarawak, Malaysia, melalui PLBN Entikong, Kalimantan Barat. (Foto: KJRI Kuching)

berita terkini