Perang Lawan Scam Online, PM Anwar Resmikan Kantor Baru NSRC

PM Anwar Ibrahim diagendakan akan meresmikan kantor baru NSRC di Cyberjaya untuk melawan scam online, pada Januari 2026. (facebook.com/anwaribrahimofficial)

BERIKABARNEWS l – Pemerintah Malaysia memperkuat langkah perang melawan penipuan daring dengan meresmikan kantor baru National Scam Response Centre (NSRC). Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim dijadwalkan meresmikan pusat penanganan penipuan digital tersebut di Menara 2 Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC), Cyberjaya, pada Januari 2026.

Peresmian kantor baru NSRC ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah Malaysia dalam mempercepat penanganan kasus scam online sekaligus meningkatkan peluang pemulihan dana para korban kejahatan siber.

NSRC sebelumnya beroperasi di Sasana Kijang, Bank Negara Malaysia, sebelum direlokasi ke Menara MCMC sejak 17 November. Menteri Komunikasi Malaysia Datuk Fahmi Fadzil menjelaskan, relokasi ini memungkinkan sistem kerja yang lebih terintegrasi dengan kapasitas operasional yang lebih besar.

Di lokasi baru, NSRC kini beroperasi 24 jam penuh dengan dukungan tenaga kerja yang ditingkatkan, sehingga mampu merespons laporan masyarakat secara lebih cepat dan efisien.

Sejak beroperasi tanpa henti, jumlah laporan penipuan daring yang diterima NSRC meningkat signifikan, dari sebelumnya 300–400 panggilan per hari menjadi 500–700 panggilan per hari.

Fahmi menegaskan pentingnya kecepatan pelaporan bagi korban scam online. Ia menyebut periode 30 hingga 60 menit setelah kejadian sebagai waktu krusial atau golden hour untuk meningkatkan peluang pemulihan dana.

“Korban disarankan segera menghubungi NSRC melalui hotline 997. Semakin cepat laporan diterima, semakin besar peluang untuk membekukan akun dan melacak aliran dana,” ujarnya.

Baca Juga : Anwar Ibrahim Desak De-eskalasi Konflik Thailand–Kamboja

Kerja Sama Terpadu Polisi dan Bank Komersial

Penguatan NSRC juga didukung kehadiran langsung perwakilan Polis Diraja Malaysia (PDRM) serta bank-bank komersial di pusat operasional baru. Kolaborasi ini mempercepat penanganan rekening penampung atau rekening mule yang digunakan sindikat penipu.

Selain itu, pemerintah Malaysia telah mengamandemen sejumlah regulasi untuk memperjelas definisi penipuan daring. Fahmi menegaskan, seluruh bentuk scam online diperlakukan sama sebagai tindak pidana, tanpa memandang motif maupun latar belakang korban.

Dengan diresmikannya kantor baru NSRC di Cyberjaya, pemerintah Malaysia berharap dapat menekan angka kejahatan siber, sekaligus menjaga kepercayaan publik dan stabilitas sistem keuangan nasional.

 

Sumber :

Bernama

Majikan di Kuching Didenda RM10.000, Pekerjakan WNI Tanpa Izin dan Tak Digaji 2 Tahun

BERIKABARNEWS l KUCHING – Seorang majikan perempuan berusia...

Terdakwa Sim See Chieng (baju biru) saat akan menjalani persidangan di Pengadilan Sesyen Kuching terkait kasus mempekerjakan WNI tanpa izin kerja.

Malaysia Deportasi 82 PMI Bermasalah

BERIKABARNEWS l ENTIKONG – Upaya pelindungan Warga Negara...

Petugas KJRI Kuching mendampingi 82 PMI bermasalah saat tiba di PLBN Entikong Kabupaten Sanggau, Kamis (26/2/2026).

USD Melemah, Ringgit Malaysia Jaga Tren Positif

BERIKABARNEWS l KUALA LUMPUR – Ringgit Malaysia membuka...

Ilustrasi - penguatan Ringgit Malaysia terhadap Dolar AS.

KJRI Kuching dan Imigrasi Sarawak Perkuat Koordinasi Tata Kelola Keimigrasian

BERIKABARNEWS l KUCHING – Hubungan bilateral Indonesia dan...

Pertemuan KJRI Kuching dengan Imigrasi Sarawak membahas penguatan tata kelola keimigrasian.

Imigrasi Malaysia Bongkar Sindikat Penyelundupan, 16 WNI Diamankan di Selangor

BERIKABARNEWS l SELANGOR – Departemen Imigrasi Malaysia (JIM)...

Petugas Imigrasi Malaysia mengamankan sejumlah WNI dalam operasi di Selangor.

Bawa Sabu 5,05 Gram, WNI Diciduk Polisi di Semporna

BERIKABARNEWS l SEMPORNA – Seorang pria warga negara...

Polisi Semporna menunjukkan tersangka serta barang bukti sabu seberat 5,05 gram.

berita terkini