Dana IndonesiaRaya Diluncurkan, Perkuat Ekosistem Budaya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat peluncuran program Dana IndonesiaRaya di Jakarta, (2/4/2026).

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Indonesia resmi meluncurkan program Dana IndonesiaRaya sebagai transformasi dari Dana Indonesiana untuk memperkuat ekosistem kebudayaan nasional. Program ini diperkenalkan langsung oleh Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, di Kompleks Kementerian Kebudayaan, Kamis (2/4/2026).

Perubahan ini tidak sekadar pergantian nama, tetapi menjadi bagian dari penguatan tata kelola pendanaan kebudayaan yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Fadli Zon menjelaskan, Dana IndonesiaRaya hadir dengan cakupan yang lebih luas dan layanan yang ditingkatkan untuk menjangkau lebih banyak pelaku seni dan budaya di seluruh Indonesia.

“Transformasi ini bertujuan agar program lebih adaptif dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Program ini merupakan hasil optimalisasi Dana Abadi Kebudayaan yang selama ini telah mendukung ribuan pegiat budaya di berbagai daerah.

Tren penyaluran dana menunjukkan peningkatan signifikan. Pada 2024, jumlah penerima manfaat tercatat 346 orang atau komunitas. Angka tersebut melonjak menjadi 2.117 penerima pada 2025 dari sekitar 7.000 proposal yang diajukan.

Hingga 31 Maret 2026, total penerima manfaat telah mencapai 3.036 dengan nilai pendanaan sekitar Rp594 miliar.

Memasuki tahun 2026, pemerintah menetapkan sejumlah fokus strategis dalam program ini. Selain optimalisasi Dana Abadi Kebudayaan yang kini mencapai Rp6 triliun, pemerintah juga mendorong transformasi digital untuk mempermudah akses layanan.

Baca Juga : PBB Selidiki Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Program ini juga menghadirkan empat skema utama, yakni fasilitasi komunitas budaya, produksi kegiatan kebudayaan, produksi media, serta program strategis lainnya yang mencakup berbagai bidang seni dan budaya.

Selain itu, peran daerah diperkuat melalui Balai Pelestarian Kebudayaan agar implementasi program lebih merata dan tepat sasaran.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan, Bambang Wibawarta, menegaskan bahwa Dana IndonesiaRaya dirancang inklusif untuk semua kalangan, termasuk anak-anak, perempuan, hingga penyandang disabilitas.

Ia memastikan proses seleksi dilakukan secara transparan oleh tim profesional dengan mempertimbangkan aspek administrasi dan kualitas program.

Kolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) juga menjadi kekuatan utama dalam pengelolaan dana ini.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap Dana IndonesiaRaya mampu menjadi motor penggerak kebudayaan nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.*

 

Sumber :

InfoPublik.id

Pendaftaran PPG Calon Guru 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pendaftaran PPG Calon Guru...

Ilustrasi - Kemendikdasmen kembali membuka pendaftaran PPG Calon Guru 2026 bagi lulusan S-1 dan D-IV untuk memperoleh sertifikat pendidik.

Reddit Lolos Evaluasi, Akses di Indonesia Kembali Dibuka

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Platform diskusi global Reddit...

Tampilan logo Reddit pada layar perangkat setelah akses platform kembali dibuka di Indonesia.

Viral dan Menuai Kritik, Om Zein Hapus Lagu ‘Lalaki Langit’

BERIKABARNEWS l PURWAKARTA – Lagu Lalaki Langit, Lalanang...

Saepul Bahri Binzein menyampaikan klarifikasi usai lagu Lalaki Langit menuai kritik publik.

Kemlu Perjuangkan Penghapusan Denda Overstay bagi WNI di Kamboja

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kementerian Luar Negeri Republik...

Aktivitas rumah detensi imigrasi di Kamboja tempat WNI menunggu proses pemulangan ke Indonesia.

Optimalkan Asset Recovery, KPK Alihkan Aset Rampasan Rp4,2 Miliar

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi terus...

KPK menyerahkan aset rampasan negara kepada KPU dan Polri dalam program asset recovery di Jakarta.

Pencairan JHT Kini Lebih Ringan, Saldo Rp50 Juta Tak Kena Pajak

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kabar baik bagi para...

Ilustrasi - pencairan dana Jaminan Hari Tua atau JHT dengan kebijakan pajak baru.

berita terkini