KJRI Kuching Gelar Sidang Itsbat Nikah Terpadu untuk WNI dan PMI di Sarawak

Layanan Sidang Itsbat Nikah KJRI Kuching bagi WNI dan PMI di Sarawak. (Dok. Kemlu)

BERIKABARNEWS l SARAWAK – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching kembali menunjukkan komitmen perlindungan negara dengan menyelenggarakan Sidang Itsbat Nikah Terpadu bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di wilayah Sarawak, Malaysia.

Kegiatan yang berlangsung pada 6–7 Desember 2025 ini berhasil melayani 102 pasangan yang sebelumnya telah menikah secara agama namun belum memiliki legalitas resmi di mata hukum Indonesia. Layanan ini sangat penting terutama bagi PMI yang bekerja dan tinggal di area ladang atau perkebunan.

Sidang Itsbat Nikah ini dipimpin langsung oleh tim profesional dari Pengadilan Agama Jakarta Pusat. Keunggulan pelaksanaan tahun ini adalah layanan terpadu yang memungkinkan dokumen resmi diterbitkan dengan cepat.

Bimas Islam Kemenag RI menyediakan pencetakan Buku Nikah dan Akta Nikah bagi pasangan yang telah memperoleh penetapan itsbat, sementara Dukcapil Kemendagri memberikan pelayanan penerbitan Nomor Induk Tunggal (NIT).

Kolaborasi lintas lembaga ini memastikan pasangan yang telah disahkan pernikahannya dapat menerima dokumen legalitas secara langsung, tanpa menunggu proses panjang di Indonesia.

Baca Juga : LoongAir Resmi Beroperasi, Kini Bisa Terbang Langsung Kuching-Shenzhen

Para peserta datang dari berbagai wilayah kerja KJRI di Sarawak, termasuk Bintulu, Miri, Sibu, dan Simunjan, menunjukkan antusiasme tinggi untuk mendapatkan kepastian hukum atas pernikahan mereka.

Dengan legalitas resmi, PMI dan keluarganya diharapkan dapat memperoleh hak-haknya serta akses lebih baik terhadap layanan publik, baik di Malaysia maupun saat kembali ke Indonesia.

KJRI Kuching menegaskan bahwa penyelenggaraan Sidang Itsbat Nikah Terpadu ini merupakan wujud nyata perlindungan dan pelayanan kependudukan bagi masyarakat Indonesia di Sarawak.

Melalui layanan ini, diharapkan upaya perlindungan WNI dan PMI dapat terus diperluas serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di luar negeri. *

 

Sumber :

Kemlu.go.id

WNI Asal Singkawang Terlibat Prostitusi di Kuching, Divonis Penjara

BERIKABARNEWS l KUCHING – Seorang warga negara Indonesia...

Ilustrasi - Pengadilan di Kuching, Malaysia, menjatuhkan hukuman denda dan penjara kepada WNI asal Singkawang dalam kasus prostitusi dan pelanggaran izin tinggal.

205 WNI Dideportasi dari Sarawak, Enam di Antaranya Anak-anak

BERIKABARNEWS l SERIAN – Sebanyak 205 Warga Negara...

Sebanyak 205 WNI dideportasi oleh Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Sarawak melalui perbatasan Tebedu-Entikong pada 27–28 Oktober 2026, termasuk enam anak-anak. (Foto: JIM Sarawak)

Pelajar 16 Tahun Serang Guru dengan Kapak di Kuching, Polisi Periksa Kejiwaan

BERIKABARNEWS l KUCHING – Kepolisian Sarawak, Malaysia, tengah...

Plt Komisaris Polisi Sarawak DCP Saifullizan Ishak menyampaikan perkembangan penyelidikan kasus pelajar 16 tahun yang menyerang guru menggunakan kapak dalam konferensi pers di Markas Kontingen Polisi Sarawak, Kuching, Malaysia. (Foto: facebook.com/polissarawak)

KJRI Kuching Dampingi Pemulangan 40 WNI dari Sarawak Lewat Entikong

BERIKABARNEWS l ENTIKONG – Konsulat Jenderal Republik Indonesia...

KJRI Kuching mendampingi pemulangan 40 WNI bermasalah dari Sarawak, Malaysia, melalui PLBN Entikong, Kalimantan Barat. (Foto: KJRI Kuching)

Sarawak Jajaki Pasokan Beras Sambas Lewat Perbatasan Aruk

BERIKABARNEWS l KUCHING – Pemerintah Negara Bagian Sarawak,...

Datuk Seri Dr. Stephen Rundi Utom, Menteri Industri Makanan, Komoditas, dan Pembangunan Wilayah Sarawak, Malaysia, yang menyampaikan rencana penjajakan pasokan beras dari Sambas, Kalimantan Barat. (Foto: Japen Malaysia)

Razia Kamar Sewa Bintulu, Imigrasi Sarawak Tangkap 23 WNI

BERIKABARNEWS l BINTULU – Jabatan Imigresen Malaysia (JIM)...

Petugas Imigrasi Sarawak melakukan pemeriksaan dalam razia kamar sewa di Bintulu yang menjaring 23 warga negara Indonesia. (Foto: JIM Sarawak)

berita terkini