Motif Sakit Hati, Pria di Banggai Habisi Paman dan Ponakan dengan Parang

Polisi menunjukkan barang bukti parang dalam kasus pembunuhan paman dan ponakan di Kabupaten Banggai. (Dok. Humas Polri)

BERIKABARNEWS l LUWUK – Kasus penganiayaan maut yang menewaskan seorang paman dan keponakan di Kecamatan Lobu, Kabupaten Banggai, akhirnya terungkap. Pelaku berinisial RP alias Ijal (37) nekat menghabisi kedua korban karena dipicu rasa sakit hati dan dendam yang telah lama dipendam.

Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Tio Tondy, menjelaskan bahwa pelaku merasa tidak dihargai dan tersinggung oleh perilaku korban. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers pada Minggu (21/12/2025).

Peristiwa berdarah tersebut terjadi dalam dua waktu berbeda dengan selang kurang dari enam jam. Kejadian pertama berlangsung pada Kamis malam (11/12/2025) sekitar pukul 20.00 WITA. Saat itu, korban HL (63) berada di depan rumah tetangganya. Pelaku yang merasa diejek karena korban tertawa keras langsung mengambil parang dan membacok HL berulang kali di bagian kepala dan tangan. Korban meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RS Luwuk.

Tragedi berlanjut pada Jumat dini hari (12/12/2025) sekitar pukul 01.05 WITA. Keponakan korban, SL (37), mendatangi rumah pelaku setelah mengetahui pamannya meninggal dunia. Keduanya terlibat duel senjata tajam di depan Masjid Desa Bolobungkang. Dalam perkelahian tersebut, SL terjatuh dan kembali dibacok oleh pelaku hingga tewas di lokasi kejadian.

Baca Juga : Video Asusila Sesama Jenis Viral, Polres Balangan Amankan Dua Pria

Dalam penyelidikan, polisi juga menemukan indikasi bahwa pelaku berada di bawah pengaruh narkotika saat melakukan aksinya. Seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Pagimana turut diamankan karena diduga menjual sabu kepada tersangka sebelum kejadian pembunuhan terjadi.

Setelah sempat melarikan diri, RP alias Ijal berhasil ditangkap oleh petugas. Polisi menyita barang bukti berupa parang yang digunakan pelaku dalam aksinya.

“Tersangka kami jerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, subsider Pasal 338 KUHP, serta Pasal 351 ayat (3) KUHP,” tegas AKP Tio Tondy.

Saat ini, penyidik masih melengkapi berkas perkara dengan memeriksa sejumlah saksi sebelum dilimpahkan ke pihak kejaksaan. *

 

Sumber :

Mediahub.polri

Polisi Bongkar Aksi Pasangan Diduga Pengedar Narkoba di Mempawah, Sabu dan Ekstasi Disita

BERIKABARNEWS l MEMPAWAH – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba)...

Dua terduga pengedar narkoba diamankan Satresnarkoba Polres Mempawah usai ditangkap di Kecamatan Mempawah Hilir.

Diduga Berasal dari Puntung Rokok, Karhutla 4 Hektare di Kubu Raya Diselidiki Polisi

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Polres Kubu Raya...

Petugas Polres Kubu Raya memasang garis polisi di lokasi kebakaran hutan dan lahan seluas 4 hektare di Sungai Raya untuk kepentingan penyelidikan.

Aksi Curi Helm Berujung Pengepungan Massa, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Aksi dugaan pencurian helm...

Ilustrasi - Personel Polsek Pontianak Selatan mengevakuasi dua terduga pelaku pencurian helm dari kepungan warga di Bansir Darat, Pontianak Tenggara.

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu di Sekadau, Barang Bukti 51,90 Gram Disita

BERIKABARNEWS l SEKADAU – Polisi menggagalkan upaya peredaran...

Satresnarkoba Polres Sekadau menunjukkan barang bukti sabu seberat 51,90 gram yang disita dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di Kabupaten Sekadau.

Gangster Pembakar Paket dan Penyerang Warga di Kebumen Dibekuk Polisi

BERIKABARNEWS l KEBUMEN – Aksi brutal sekelompok gangster...

Kasus penyerangan warga dan pembakaran paket di agen ekspedisi J&T di Kabupaten Kebumen.

Polres Kubu Raya Padamkan Karhutla di Dua Kecamatan, Pelaku Pembakaran Terancam Pidana

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Polres Kubu Raya...

Personel Polres Kubu Raya bersama tim gabungan memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya.

berita terkini