Pemerintah Berhasil Tekan Judi Online, Transaksi dan Pemain Anjlok di 2025

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan penurunan transaksi dan jumlah pemain judi online berdasarkan data PPATK tahun 2025. (Komdigi)

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah berhasil menekan praktik judi online (judol) secara signifikan sepanjang tahun 2025. Keberhasilan ini tercermin dari penurunan tajam nilai transaksi serta jumlah pemain judi online di Indonesia, sebagaimana dicatat Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif lintas kementerian dan lembaga dalam melindungi masyarakat dari dampak ekonomi dan sosial judi online, terutama bagi kelompok rentan.

Berdasarkan data PPATK hingga kuartal III 2025, perputaran dana judi online tercatat sebesar Rp155,4 triliun. Angka tersebut turun hingga 57 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp359,8 triliun.

Tak hanya dari sisi transaksi, jumlah pemain judi online juga mengalami penurunan drastis. Dari sekitar 9,7 juta orang pada 2024, jumlah pemain pada 2025 menyusut menjadi 3,1 juta orang atau turun sebesar 68,32 persen.

Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan bahwa data PPATK menjadi indikator kredibel atas efektivitas kebijakan pemerintah dalam pengawasan, pemutusan akses, hingga penegakan hukum terhadap praktik judi online.

“Data PPATK menjadi indikator yang sangat kredibel bahwa kebijakan pengawasan, pemutusan akses, hingga penegakan hukum yang dilakukan pemerintah berjalan efektif dan terukur,” ujar Meutya Hafid di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Ia menjelaskan, Kementerian Komunikasi dan Digital terus mempersempit ruang gerak pelaku judi online melalui tiga langkah utama, yakni pemutusan cepat akses konten judol, penguatan keamanan infrastruktur digital nasional, serta kerja sama dengan lembaga keuangan untuk memutus aliran dana ilegal.

Baca Juga : Logistik 20 Ton Lebih Disalurkan, BNPB Percepat Pemulihan Banjir di Sumatera

Meski menunjukkan tren penurunan yang positif, pemerintah memastikan upaya pemberantasan judi online akan terus diperkuat.

Sistem deteksi dini berbasis laporan masyarakat dan pemantauan internal terus dioptimalkan guna menjaga ruang digital Indonesia tetap aman dan sehat.

“Setiap laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti secara cepat sebagai wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat,” pungkasnya.

Penurunan signifikan transaksi dan jumlah pemain judi online ini diharapkan menjadi momentum pemulihan ekonomi keluarga sekaligus mendorong peningkatan produktivitas nasional di era digital. *

 

Sumber :

Komdigi

Cara Tukar Uang Rusak di Bank Indonesia, Ini Syarat dan Prosedurnya

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Menemukan uang kertas dalam...

uang kertas rusak yang akan ditukar di Bank Indonesia.

Mulai 18 April, BBM Nonsubsidi Alami Kenaikan Harga

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kenaikan harga minyak dunia...

Pertamina terkaitr kenaikan harga BBM nonsubsidi per 18 April 2026.

Kasus Viral FH UI, 16 Mahasiswa Jalani Pemeriksaan Intensif

BERIKABARNEWS l DEPOK – Kasus viral dugaan kekerasan...

Gedung Fakultas Hukum UI, terkait kasus kekerasan verbal mahasiswa yang tengah diselidiki.

RI–AS Sepakat Perkuat Kerja Sama Pertahanan Indo-Pasifik

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Indonesia dan Amerika Serikat...

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan AS Pete Hegseth saat pertemuan di Pentagon terkait kerja sama pertahanan.

TikTok Nonaktifkan 780 Ribu Akun Anak, Pemerintah Perketat Aturan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Platform media sosial TikTok...

Logo TikTok - Kebijakan penonaktifan akun pengguna anak.

Harga Plastik Naik hingga 100 Persen

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Lonjakan harga plastik hingga...

Ilustrasi kemasan plastik sekali pakai dengan harga naik drastis di pasaran.

berita terkini