BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mengoptimalkan pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk mendukung program kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan dan membutuhkan.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Harisson, saat membuka Seminar Sinergitas Peningkatan Kesejahteraan Sosial bagi Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya di Gedung BPSDM Kalbar, Rabu (3/6/2026).
Harisson menegaskan, kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan dunia usaha menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan bantuan sosial di Kalimantan Barat.
Menurutnya, dana CSR perusahaan dapat menjadi dukungan tambahan untuk memperkuat berbagai program sosial dan kemanusiaan yang dijalankan pemerintah bersama LKS.
“Lembaga kesejahteraan sosial sangat membantu pemerintah dalam memberikan perhatian, pendampingan, dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Harisson.
Ia menjelaskan, LKS memiliki peran strategis karena bekerja langsung di tengah masyarakat dan memahami kondisi serta kebutuhan warga secara nyata di lapangan.
Baca Juga : Dekranasda Kalbar Dorong Wastra Lokal Tembus Industri Fesyen Modern
Karena itu, Pemprov Kalbar mendorong agar dunia usaha ikut berkontribusi melalui program CSR yang berkelanjutan guna mendukung upaya penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial.
Dalam pola kerja sama tersebut, pemerintah berperan sebagai fasilitator dan penyusun kebijakan, sementara LKS menjadi pelaksana program di lapangan. Adapun sektor swasta diharapkan dapat memberikan dukungan dana maupun fasilitas sosial melalui program CSR.
Harisson optimistis sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, LKS, dan dunia usaha akan membuat program kesejahteraan masyarakat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kalimantan Barat.*
