BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyambut positif penunjukan Kota Pontianak sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVI Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) yang dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 13 Juni 2026.
Menurut Ria Norsan, pelaksanaan Rakernas ARSADA 2026 menjadi momentum penting bagi rumah sakit daerah di Kalimantan Barat untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi jajaran panitia ARSADA Kalbar di ruang kerjanya, Selasa (26/5/2026). Pertemuan tersebut membahas kesiapan pelaksanaan kegiatan nasional sekaligus mematangkan sejumlah persiapan teknis menjelang acara.
Ria Norsan menilai kepercayaan yang diberikan kepada Kalbar sebagai tuan rumah merupakan peluang besar untuk memperkuat sektor kesehatan daerah.
Ia berharap seluruh rumah sakit daerah dapat memanfaatkan agenda ini untuk melakukan pembenahan dan pengembangan layanan secara berkelanjutan.
“Kepercayaan yang diberikan kepada Kalbar sebagai tuan rumah merupakan momentum yang sangat baik. Kami berharap agenda ini membawa dampak positif, baik bagi masyarakat maupun bagi perkembangan dunia kesehatan di Kalimantan Barat,” ujar Ria Norsan.
Baca Juga : Pemprov Kalbar Perkuat Inovasi Ekonomi Daerah di Tengah Tantangan Fiskal
Ia menegaskan, inovasi dalam pelayanan kesehatan menjadi hal penting di tengah perkembangan kebutuhan masyarakat yang terus berubah. Karena itu, rumah sakit daerah dituntut lebih adaptif, profesional, dan mampu menghadirkan layanan yang berkualitas.
Rakernas XVI ARSADA nantinya tidak hanya menjadi ajang pertemuan pengelola rumah sakit daerah se-Indonesia, tetapi juga wadah berbagi pengalaman dan inovasi pelayanan kesehatan.
Panitia menyiapkan berbagai agenda strategis, mulai dari seminar nasional, workshop manajemen rumah sakit modern, hingga gelar inovasi pelayanan kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia.
Melalui seminar dan workshop tersebut, peserta akan membahas tantangan dunia kesehatan sekaligus mencari solusi pengelolaan rumah sakit yang lebih efektif dan efisien.
Baca Juga : Klinik Utama Khatulistiwa Pontianak Gelar Seminar Bahas Regulasi, Keselamatan Kerja dan Kesehatan Pelaut
Sementara itu, gelar inovasi pelayanan kesehatan menjadi sarana berbagi terobosan terbaik dalam meningkatkan mutu layanan dan keselamatan pasien di rumah sakit daerah.
Rakernas XVI ARSADA juga diharapkan mampu memperkuat jejaring dan kolaborasi antar rumah sakit daerah di Indonesia. Dengan sinergi yang kuat, rumah sakit dapat saling bertukar pengalaman serta mengadopsi sistem pelayanan yang lebih modern dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pemprov Kalbar optimistis pelaksanaan Rakernas ARSADA 2026 di Pontianak akan memberikan dampak positif bagi pengembangan sektor kesehatan daerah sekaligus memperkenalkan potensi Kalimantan Barat di tingkat nasional.*
