Sarawak Deportasi 227 WNI, Termasuk 2 Bayi dan Ibu Hamil

KJRI Kuching mendampingi proses pemulangan 227 WNI bermasalah, termasuk dua bayi dan satu ibu hamil, dari Sarawak melalui PLBN Entikong.

BERIKABARNEWS l KUCHING – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching kembali melaksanakan pendampingan pemulangan atau deportasi terhadap 227 Warga Negara Indonesia (WNI) bermasalah dari Sarawak, Malaysia. Dari jumlah tersebut, terdapat dua bayi dan satu ibu hamil yang turut dipulangkan ke Tanah Air.

Pemulangan dilakukan dalam dua gelombang. Pada Rabu, 12 November 2025, sebanyak 151 WNI/PMI dideportasi dari Depot Imigresen Bekenu, Miri, Sarawak. Sementara pada Kamis, 13 November 2025, sebanyak 76 WNI/PMI dipulangkan dari Depo Imigresen Semuja, Serian, Sarawak, melalui jalur ICQS Tebedu–PLBN Entikong.

Dari total tersebut, terdapat 122 laki-laki, 94 perempuan, 7 anak laki-laki, dan 4 anak perempuan. Mayoritas dari mereka merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang melanggar peraturan keimigrasian Malaysia, seperti masuk tanpa dokumen resmi, bekerja tanpa visa kerja, atau tinggal melebihi izin waktu.

Setelah menjalani masa hukuman di Sarawak, seluruh WNI tersebut dideportasi kembali ke Indonesia dengan pendampingan penuh dari KJRI Kuching.

Baca Juga : Tabrakan Maut Truk Trailer vs Mobil di Sarawak, Warga Indonesia Tewas di Tempat

Konsul Jenderal RI di Kuching menjelaskan bahwa sepanjang Januari hingga 13 November 2025, pihaknya telah memfasilitasi deportasi sebanyak 4.341 WNI/PMI bermasalah, serta 124 orang melalui program repatriasi dari Tempat Singgah Sementara (TSS).

“Kami terus berkoordinasi dengan otoritas Malaysia untuk memastikan pemulangan berjalan aman, manusiawi, dan sesuai prosedur,” ujar perwakilan KJRI Kuching.

KJRI juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan memastikan dokumen perjalanan serta izin kerja lengkap sebelum berangkat ke luar negeri, guna menghindari masalah hukum dan deportasi di kemudian hari. (ndo)

WNI Asal Singkawang Terlibat Prostitusi di Kuching, Divonis Penjara

BERIKABARNEWS l KUCHING – Seorang warga negara Indonesia...

Ilustrasi - Pengadilan di Kuching, Malaysia, menjatuhkan hukuman denda dan penjara kepada WNI asal Singkawang dalam kasus prostitusi dan pelanggaran izin tinggal.

205 WNI Dideportasi dari Sarawak, Enam di Antaranya Anak-anak

BERIKABARNEWS l SERIAN – Sebanyak 205 Warga Negara...

Sebanyak 205 WNI dideportasi oleh Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Sarawak melalui perbatasan Tebedu-Entikong pada 27–28 Oktober 2026, termasuk enam anak-anak. (Foto: JIM Sarawak)

Pelajar 16 Tahun Serang Guru dengan Kapak di Kuching, Polisi Periksa Kejiwaan

BERIKABARNEWS l KUCHING – Kepolisian Sarawak, Malaysia, tengah...

Plt Komisaris Polisi Sarawak DCP Saifullizan Ishak menyampaikan perkembangan penyelidikan kasus pelajar 16 tahun yang menyerang guru menggunakan kapak dalam konferensi pers di Markas Kontingen Polisi Sarawak, Kuching, Malaysia. (Foto: facebook.com/polissarawak)

KJRI Kuching Dampingi Pemulangan 40 WNI dari Sarawak Lewat Entikong

BERIKABARNEWS l ENTIKONG – Konsulat Jenderal Republik Indonesia...

KJRI Kuching mendampingi pemulangan 40 WNI bermasalah dari Sarawak, Malaysia, melalui PLBN Entikong, Kalimantan Barat. (Foto: KJRI Kuching)

Sarawak Jajaki Pasokan Beras Sambas Lewat Perbatasan Aruk

BERIKABARNEWS l KUCHING – Pemerintah Negara Bagian Sarawak,...

Datuk Seri Dr. Stephen Rundi Utom, Menteri Industri Makanan, Komoditas, dan Pembangunan Wilayah Sarawak, Malaysia, yang menyampaikan rencana penjajakan pasokan beras dari Sambas, Kalimantan Barat. (Foto: Japen Malaysia)

Razia Kamar Sewa Bintulu, Imigrasi Sarawak Tangkap 23 WNI

BERIKABARNEWS l BINTULU – Jabatan Imigresen Malaysia (JIM)...

Petugas Imigrasi Sarawak melakukan pemeriksaan dalam razia kamar sewa di Bintulu yang menjaring 23 warga negara Indonesia. (Foto: JIM Sarawak)

berita terkini