Terungkap Alasan Pelaku Buang Jasad Alvaro di Tenjo

Ilustrasi - Polisi ungkap alasan pelaku membuang jasad Alvaro di bawah Jembatan Cilalay, Tenjo Bogor. (unsplash.com/@daniel_von_appen)

JAKARTA – Penyidikan kasus pembunuhan anak berusia enam tahun, Alvaro Kiano Nugroho, yang dilakukan ayah tirinya Alex Iskandar (49), terus bergulir. Polisi mengungkap fakta baru terkait alasan tersangka memilih Tenjo, Kabupaten Bogor, sebagai lokasi pembuangan jasad korban.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Aridan Satrio Utomo, menjelaskan bahwa Alex Iskandar dengan sengaja memilih kawasan tersebut karena memiliki kerabat yang tinggal di sana dan sering ia kunjungi.

“Tersangka kemudian menyuruh kerabatnya bernama Guntur untuk membuang jasad korban di sekitar Jembatan Cilalay,” ujar AKBP Aridan Satrio Utomo, Selasa (25/11/2025).

Lokasi pembuangan terletak di bawah Jembatan Cilalay, daerah yang dikenal warga sebagai tempat pembuangan sampah. Alex Iskandar mengakui memilih lokasi itu karena sepi, minim penerangan, dan berada di bawah struktur jembatan sehingga diyakini jenazah tidak mudah ditemukan.

Pembuangan dilakukan pada malam hari untuk meminimalkan risiko diketahui warga sekitar. Polisi menyebut tindakan ini berkaitan dengan upaya pelaku menghilangkan jejak setelah pembunuhan yang dipicu dendam dan sakit hati terhadap ibu kandung korban.

Baca Juga : Ayah Tiri Jadi Tersangka Utama Pembunuhan Alvaro, Polisi Ungkap Motif Dendam

Di sisi lain, proses hukum terhadap Alex Iskandar berakhir tragis. Pelaku ditemukan tewas setelah gantung diri menggunakan celana panjang di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan, tidak lama setelah ditangkap.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, membenarkan bahwa jenazah Alex telah diambil keluarga dan dimakamkan di Kota Tangerang.

“Sudah, jenazah diambil keluarganya dan dimakamkan Minggu malam itu juga di TPU Kedaung, Tangerang,” jelasnya, Selasa (25/11/2025).

Pemakaman dilakukan pada Minggu (23/11/2025), pada hari yang sama ketika pelaku mengakhiri hidupnya di Mapolres. *

Kubu Raya Geger, Pasutri Jadi Korban Penyiraman Cairan Kimia Pekat

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Warga Kabupaten Kubu...

Ilustrasi - Petugas kepolisian melakukan olah TKP kasus penyiraman cairan kimia pekat di Kubu Raya.

Ayah Kandung di Sekadau Ditangkap, Diduga Cabuli Anak hingga Hamil

BERIKABARNEWS l SEKADAU – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim)...

Petugas Satreskrim Polres Sekadau saat menangani kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Sekadau.

Curi Aset Kafe Senilai Rp41 Juta, Andre Ditangkap Polisi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Seorang pria berinisial JVT...

Pelaku pencurian aset kafe senilai Rp41 juta diamankan anggota Polsek Pontianak Kota untuk menjalani proses penyidikan.

Polisi Bekuk Pelaku Pencurian Motor Siantan Tengah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Tim Maung Reskrim Polsek...

Polisi Polsek Pontianak Utara mengamankan pelaku pencurian motor di Siantan Tengah tanpa perlawanan di kediamannya.

Dua Laporan Warga Ditindak Cepat, Polres Singkawang Buktikan Efektivitas Layanan 110

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Polres Singkawang kembali membuktikan...

Petugas Polres Singkawang bersama Tim Patroli Perintis Presisi menindaklanjuti laporan warga melalui layanan 110 di lokasi kejadian.

Penampungan Emas Hasil PETI di Sanggau Digerebek Polisi

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Aparat kepolisian berhasil mengungkap...

Petugas Satreskrim Polres Sanggau mengamankan barang bukti emas hasil PETI di Desa Semoncol, Kecamatan Balai.

berita terkini