Warga Indonesia Selundupkan Rokok ke Kuching Senilai Rp3 Miliar

Polisi Sarawak memeriksa tumpukan rokok ilegal yang diselundupkan dua warga Indonesia di Kuching.

BERIKABARNEWS l KUCHING – Dua warga negara Indonesia (WNI) ditangkap aparat Pasukan Gerakan Am (PGA) Briged Sarawak dalam operasi besar pengungkapan penyelundupan rokok ilegal ke Malaysia. Total nilai barang selundupan yang berhasil disita mencapai RM791.200 atau sekitar Rp3 miliar.

Komandan Briged Sarawak, SAC Lim Bak Phan, mengatakan penangkapan dilakukan dalam Operasi Taring Bravo di kawasan Kuching pada 16 Oktober 2025. Aksi ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Taring Alpha, Bravo, dan Batas/Awas yang digelar sepanjang 14–27 Oktober 2025.

“Dalam operasi di Kuching, kami menahan lima orang, termasuk satu warga negara Indonesia. Mereka kedapatan menyimpan dan mendistribusikan 395.600 batang rokok kretek tanpa izin cukai,” jelas SAC Lim dalam keterangannya, Senin (27/10/2025).

Modus Penyelundupan Rokok Ilegal

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa rokok-rokok tersebut diselundupkan dari wilayah perbatasan Kalimantan melalui jalur darat menuju Kuching. Para pelaku memanfaatkan kendaraan pribadi dan truk logistik untuk menghindari pemeriksaan bea cukai.

Selain rokok, PGA Briged Sarawak juga menemukan 24.552 liter minuman keras tidak bercukai dari hasil operasi lainnya di Sibu dengan total nilai mencapai RM1,18 juta. Dalam kasus ini, dua WNI lainnya turut diamankan.

“Pelaku WNI berperan sebagai kurir lintas batas. Mereka menerima bayaran tinggi untuk mengantarkan barang dari Kalimantan menuju Sarawak,” tambah SAC Lim.

Baca Juga : Markas Judi Online di Sarawak Digrebek, 20 Warga Indonesia Ditangkap

Kerugian Negara dan Langkah Tegas Otoritas

Menurut PGA, penyelundupan ini tidak hanya merugikan keuangan negara tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat karena produk tidak memenuhi standar keselamatan dan cukai.

Seluruh barang bukti, termasuk kendaraan dan kontainer pengangkut, telah diserahkan kepada Departemen Bea Cukai Malaysia untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Para pelaku kini ditahan dan dijerat dengan Seksyen 135(1)(D) Akta Kastam 1967, dengan ancaman denda besar serta hukuman penjara.

“Kami tidak akan berkompromi terhadap aktivitas lintas batas ilegal. Operasi akan terus digencarkan di perbatasan Sarawak–Kalimantan,” tegas SAC Lim.

Sejak awal tahun hingga Oktober 2025, Briged Sarawak PGA telah mencatat 500 kasus penyelundupan dengan total nilai rampasan mencapai RM381,8 juta, mencakup rokok, minuman keras, dan bahan bakar. (ndo)

Imigrasi Malaysia Gerebek Tiga Lokasi di Kuching, 59 WNI Diamankan

BERIKABARNEWS l KUCHING – Jabatan Imigresen Malaysia (JIM)...

Imigrasi Malaysia menggerebek tiga lokasi di Kuching dan mengamankan 59 WNI. (JIM Sarawak)

Helikopter Medis Jatuh di Long Lellang Sarawak, Lima Orang Tewas

BERIKABARNEWS l MIRI – Helikopter medis Layanan Dokter...

Helikopter medis Layanan Dokter Udara yang jatuh di dekat Bandara Long Lellang, Sarawak. (facebook.com/al.imram.88)

Helikopter Layanan Dokter Terbang Kecelakaan Saat Mendarat di Sarawak

BERIKABARNEWS l MIRI – Helikopter layanan Dokter Terbang...

Ilustrasi - Helikopter layanan Dokter Terbang Kementerian Kesehatan Malaysia yang mengalami kecelakaan saat hendak mendarat di Long Lellang, Sarawak. (Foto: unsplash.com/@isaacbenhesed)

24 WNI Terjaring Operasi JIM Sarawak di Kuching

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 24 warga negara...

Petugas JIM Sarawak mengamankan WNI dalam operasi penguatkuasaan di Kuching, Sarawak.

Ops Gegar Kuching, 35 Warga Asing Ditahan Termasuk WNI

BERIKABARNEWS l KUCHING – Jabatan Imigresen Malaysia (JIM)...

Operasi Ops Gegar JIM Kuching yang menahan 35 warga asing, termasuk warga Indonesia, di Sarawak. (Suara Sarawak)

63 Sekolah Sarawak Ditutup Akibat Kabut Asap

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 63 sekolah di...

Kabut asap menyelimuti wilayah Sarawak dan berdampak pada aktivitas sekolah.

berita terkini