Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Dipastikan Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir

Ilustrasi - siswa SMP di Sungai Raya yang terlibat kasus dugaan pelemparan molotov dapat mengikuti ujian.

BERIKABARNEWS l SUNGAI RAYA – Kasus dugaan pelemparan bom molotov yang melibatkan seorang siswa di SMP Negeri 3 Sungai Raya menjadi perhatian serius berbagai pihak. Meski proses hukum tengah berjalan, terduga pelaku dipastikan tetap dapat mengikuti ujian akhir yang akan digelar beberapa bulan ke depan.

Keputusan tersebut diambil setelah koordinasi antara Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah Kubu Raya bersama Polres Kubu Raya dan Dinas Pendidikan setempat. Langkah ini ditempuh dengan pertimbangan bahwa hak pendidikan anak tetap harus dipenuhi, meskipun yang bersangkutan sedang menjalani proses hukum.

Ketua KPAD Kubu Raya, Diah Savitri, menegaskan bahwa kondisi anak saat ini dalam keadaan baik dan mendapatkan pendampingan.

“Saat ini anak tersebut sudah kami tangani dalam keadaan baik. Untuk proses hukumnya, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Namun yang terpenting, hak pendidikan anak tidak boleh terputus. Kami berharap kasus ini dapat segera selesai agar anak bisa fokus menghadapi ujian akhir,” ujar Diah Savitri saat konferensi pers di Mapolres Kubu Raya pada Rabu kemarin.

Menurut Diah, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan guna memastikan langkah konkret dalam pemenuhan hak pendidikan anak tersebut.

“Kami sudah melakukan rapat koordinasi bersama jejaring terkait, pemerintah daerah, serta Dinas Pendidikan untuk membahas skema terbaik. Prinsipnya, negara wajib hadir memastikan setiap anak tetap memperoleh akses pendidikan yang layak,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, IPTU Nunut Rivaldo Simanjuntak, memastikan proses hukum tetap berjalan secara profesional dan mengedepankan prinsip perlindungan anak.

“Penanganan perkara ini tetap kami proses sesuai prosedur hukum yang berlaku. Karena yang bersangkutan masih di bawah umur, maka pendekatan yang digunakan adalah sistem peradilan pidana anak dengan mengutamakan pembinaan dan pendampingan,” jelas Nunut.

Baca Juga : Pengedar Sabu 27 Gram Dibekuk di Sungai Kunyit, Tim Alap-Alap Polres Mempawah Bergerak Cepat

Nunut menambahkan, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan KPAD dan Dinas Pendidikan agar proses hukum tidak menghambat masa depan pendidikan anak.

“Kami mendukung penuh upaya pemenuhan hak pendidikan. Proses hukum berjalan, tetapi masa depan anak tetap menjadi perhatian bersama. Harapannya, anak dapat menyadari perbuatannya dan kembali fokus menata masa depannya,” tegasnya, Jumat (20/2/2026)..

Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan pelajar tingkat SMP dan dugaan penggunaan bahan berbahaya. Namun, pemerintah daerah menekankan pentingnya keseimbangan antara penegakan hukum dan perlindungan hak anak.

Melalui sinergi lintas lembaga, diharapkan proses pendampingan dan fasilitasi pendidikan dapat berjalan optimal sehingga siswa yang bersangkutan tetap bisa mengikuti ujian akhir dengan tenang.**

RDTR Dikebut, Sungai Raya–Ambawang Disiapkan Jadi Magnet Investasi

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu...

Sekda Yusran Anizam memimpin konsultasi publik penyusunan RDTR Sungai Raya–Sungai Ambawang di Kabupaten Kubu Raya

Bukit Raya Sambora Disiapkan Jadi Destinasi Paralayang, Polsek Toho Siap Kawal Pengembangan

BERIKABARNEWS l MEMPAWAH – Kabupaten Mempawah bersiap menghadirkan...

Kapolsek Toho bersama TNI AU, Gubernur Kalbar Ria Norsan, dan tokoh daerah saat pembukaan TMMD di Desa Sambora.

Polres Kapuas Hulu Gerebek SPBU, Amankan Puluhan Jerigen dan Tangki Siluman

BERIKABARNEWS l PUTUSSIBAU – Keluhan warga soal harga...

Petugas Polres Kapuas Hulu mengamankan jerigen dan tangki modifikasi di SPBU Putussibau

Polres Bengkayang Raih Peringkat Pertama Program Ketahanan Pangan Polda Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan...

Kapolda Kalbar menyerahkan penghargaan kepada Kapolres Bengkayang pada upacara Hari Kesadaran Nasional.

Sujiwo Tata Pasar Kapur Raya, Wajah Baru Lebih Rapi dan Omzet Pedagang Naik

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Wajah Pasar Kapur...

Bupati Kubu Raya Sujiwo menghadiri tasyakuran penataan Pasar Kapur Raya di Desa Kapur, Selasa (17/2/2026).

Niat Cari Ikan, Warga Sanggau Temukan Mortir Diduga Masih Aktif di Sungai Beduai

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Niat mencari ikan untuk...

Mortir diduga masih aktif yang ditemukan warga di Sungai Beduai, Kabupaten Sanggau.

berita terkini