TP PKK Pontianak Gelar Bazar, Sebar 15 Ribu Telur Murah untuk Tekan Stunting

Ketua TP PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie menyerahkan secara simbolis telur ayam kepada warga yang berbelanja di bazar murah telur.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pontianak berkolaborasi dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat menggelar bazar telur murah di Kantor Camat Pontianak Barat, Kamis (30/4/2026). Sebanyak 15 ribu butir telur berkualitas disalurkan kepada kader Posyandu, kader PKK, serta masyarakat dengan harga terjangkau.

Program ini menjadi salah satu langkah konkret untuk menekan angka stunting sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemenuhan asupan protein hewani.

Ketua TP PKK Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara PKK dan pemerintah provinsi dalam mendukung program kesehatan masyarakat.

“Alhamdulillah, ini bentuk sinergitas untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sebagaimana kita tahu, telur memiliki kandungan protein tinggi yang sangat bagus untuk tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan mampu menambah semangat para kader di lapangan, khususnya dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya gizi seimbang.

“Semoga angka stunting terus menurun dan sinergitas ini bisa berlanjut,” tambahnya.

Baca Juga : Sekda Amirullah Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah untuk Kejar Target PAD Pontianak

Di lapangan, program ini mendapat sambutan positif dari para kader. Kader Posyandu Mutiara Ananda Sungai Jawi Luar, Sarkosih, menilai bazar telur murah ini tepat sasaran karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama dalam memenuhi asupan protein dengan harga yang lebih terjangkau.

“Alhamdulillah ide ini bagus untuk masyarakat. Kami dari kader Posyandu dan kader PKK sangat mengapresiasi karena sangat membantu masyarakat. Dengan harga yang murah telur berkualitas,” katanya.

Menurutnya, konsumsi telur terus disosialisasikan sebagai alternatif sumber protein hewani, terutama bagi anak-anak yang kurang menyukai ikan atau daging ayam.

“Anak yang tidak suka ikan atau ayam bisa dialihkan dengan memanfaatkan telur. Telurnya dibuatkan makanan yang menarik supaya mereka gemar mengkonsumsinya,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asupan gizi semakin meningkat, sehingga upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih optimal.*

Pemkot Pontianak Terapkan SPMB SD dan SMP 2026 Secara Daring Penuh

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menegaskan...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan komitmen bersama Pemerintah Kota Pontianak dalam mendukung pelaksanaan SPMB 2026/2027.

Porseni PAUD 2026 Pontianak Wujudkan Generasi Sehat dan Berkarakter

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak,...

Siswa PAUD tampil memukau pada penutupan Porseni PAUD Tingkat Kota Pontianak 2026.

Sekda Amirullah Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah untuk Kejar Target PAD Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak terus...

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah membuka monev capaian realisasi PAD Triwulan I tahun 2026.

TPA Batulayang Beralih ke Sanitary Landfill, Open Dumping Mulai Ditutup

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak mulai...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau TPA Batulayang yang akan beralih dari sistem open dumping menjadi sanitary landfill dan contolled landfill.

Pemkot Pontianak Siapkan Lahan Pemakaman di Empat Kecamatan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak mulai...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerima rekomendasi DPRD Kota Pontianak terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Wali Kota Pontianak tahun 2025.

Sekda Pontianak Minta OPD Serius Susun Survei Kepuasan Masyarakat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah Kota Pontianak,...

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak Amirullah membuka Evaluasi Pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Triwulan I Tahun 2026.

berita terkini