Kemensos Dorong 300 Ribu KPM PKH Naik Kelas dan Mandiri Ekonomi pada 2026

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan komitmen Kemensos mendorong 300 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH agar mandiri secara ekonomi pada tahun 2026. (instagram.com/gusipul_id)

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan peningkatan signifikan terhadap kemandirian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan, pada tahun 2026 mendatang, sebanyak 300 ribu KPM diharapkan dapat melakukan graduasi mandiri, atau keluar dari program bantuan sosial karena sudah mandiri secara ekonomi.

“Target kita tahun depan sekitar 300 ribu keluarga penerima manfaat yang mudah-mudahan bisa naik kelas dan mandiri,” ujar Mensos Saifullah Yusuf dalam keterangan resminya di Jakarta.

Mensos menjelaskan, hingga saat ini sudah tercatat lebih dari 77 ribu KPM PKH yang berhasil melakukan graduasi dari program bantuan sosial. Capaian ini menjadi bukti bahwa program pemberdayaan sosial yang dilakukan pemerintah telah memberikan hasil positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Program Pemberdayaan Menuju Keluarga Mandiri dan Sejahtera

Kementerian Sosial juga memastikan, keluarga yang telah melakukan graduasi akan tetap mendapatkan pendampingan lanjutan melalui berbagai program pemberdayaan. Program ini difokuskan untuk membantu mereka meningkatkan kapasitas ekonomi, antara lain melalui pelatihan keterampilan, fasilitasi permodalan, serta dukungan akses usaha produktif.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mencapai dua target utama, yaitu penghapusan kemiskinan ekstrem pada 2026 dan penurunan angka kemiskinan nasional hingga lima persen pada 2029.

Baca Juga : Ekosistem Startup AI Indonesia Tumbuh Pesat Didominasi Generasi Muda

Saat ini, sistem perlindungan sosial Indonesia telah mencakup sekitar 8,4 juta keluarga miskin dan rentan, serta 1,3 juta keluarga penerima BLT Dana Desa. Sementara di sektor kesehatan, lebih dari 96 juta warga telah terdaftar dalam program BPJS Kesehatan dan berhak atas layanan berobat gratis.

Sinergi Pemerintah Menuju Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2026

Pemerintah juga memperkuat sektor ekonomi rakyat dengan memberikan akses pembiayaan kepada sekitar 3,7 juta pedagang kecil, warung, dan pelaku usaha mikro.

Lebih dari 12 juta pelaku ekonomi kreatif, koperasi, pekerja migran, serta UMKM juga telah memperoleh program peningkatan kapasitas usaha agar mampu naik kelas.

Dengan sinergi lintas kementerian dan dukungan masyarakat, Kemensos optimistis target graduasi 300 ribu KPM PKH pada 2026 akan tercapai. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian keluarga penerima manfaat serta mempercepat penurunan angka kemiskinan di Indonesia. *

 

InfoPublik.id

Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam Kompak Tetapkan Idul Fitri hari Sabtu

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Indonesia, Malaysia, dan Brunei...

Pengumuman Idulfitri 2026 oleh pemerintah Indonesia.

Malam Penentuan! Sidang Isbat Putuskan Lebaran Hari Ini

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kementerian Agama Republik Indonesia...

Suasana pagi Lebaran saat pelaksanaan sholat Idulfitri.

Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri Jumat, 20 Maret 2026

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Otoritas Arab Saudi resmi...

Suasana sholat Idulfitri berjamaah di pagi hari Lebaran.

Mulai Maret 2026, X Batasi Usia Pengguna Minimal 16 Tahun di Indonesia

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Platform media sosial X...

Ilustrasi - aplikasi X terkait kebijakan batas usia pengguna

BPOM Cabut Izin 8 Kosmetik, Klaim Menyesatkan Jadi Sorotan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan...

Ilustrasi - BPOM mencabut izin edar produk kosmetik bermasalah demi melindungi konsumen.

Polisi Analisis 86 CCTV Usut Teror Air Keras Aktivis KontraS

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kepolisian Daerah Polda Metro...

Konferensi pers Polda Metro Jaya terkait perkembangan kasus teror air keras terhadap aktivis KontraS di Jakarta

berita terkini