Disdikbud Pontianak Hentikan Aktivitas Luar Ruangan SD–SMP Akibat Asap Karhutla

Ilustrasi - Siswa SD di Pontianak menggunakan masker saat beraktivitas di sekolah akibat asap kebakaran lahan.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak mengeluarkan imbauan pembatasan sementara aktivitas belajar di luar ruangan bagi siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta. Kebijakan ini diterapkan menyusul menurunnya kualitas udara akibat asap kebakaran lahan.

Pembatasan tersebut tertuang dalam surat bernomor B/400.7.15.5/60/DISDIKBUD/2026 tertanggal 30 Januari 2026 yang ditujukan kepada seluruh kepala sekolah di Kota Pontianak. Aktivitas yang dihentikan sementara meliputi pembelajaran olahraga serta berbagai kegiatan ekstrakurikuler di luar kelas.

Kepala Disdikbud Kota Pontianak, Sri Sujiarti, menegaskan kebijakan ini diambil untuk melindungi kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik dari paparan udara tidak sehat.

“Kondisi kualitas udara beberapa hari terakhir berada pada kategori tidak sehat. Karena itu, sekolah diminta menghentikan aktivitas luar ruangan dan mengalihkan kegiatan olahraga serta ekstrakurikuler ke dalam ruangan,” ujarnya, Sabtu (31/1/2026).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Sri Sujiarti menyampaikan imbauan bagi SD dan SMP untuk meniadakan aktivitas pembelajaran di luar ruangan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Sri Sujiarti menyampaikan imbauan bagi SD dan SMP untuk meniadakan aktivitas pembelajaran di luar ruangan.

Baca Juga : Perkuat Patroli Karhutla, Sekda Pontianak Minta Tim Siaga 24 Jam

Selain pembatasan kegiatan, Disdikbud juga menginstruksikan seluruh warga sekolah untuk menggunakan masker selama beraktivitas. Kepala sekolah diminta melakukan pengawasan langsung guna memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif.

Tak hanya di lingkungan sekolah, Disdikbud turut meminta pihak sekolah menyampaikan imbauan kepada orang tua dan wali murid.

Siswa diharapkan membatasi aktivitas di luar rumah, menghindari keluar pada malam hari, serta menjaga kondisi tubuh dengan asupan cairan dan makanan bergizi.

Langkah ini akan terus dievaluasi seiring perkembangan kondisi kualitas udara di Kota Pontianak. Jika situasi membaik, aktivitas pembelajaran luar ruangan akan kembali disesuaikan dengan rekomendasi kesehatan. *

Jemaah Haji Pontianak Tiba di Batam, Bahasan Doakan Raih Haji Mabrur

BERIKABARNEWS l BATAM – Ratusan jemaah haji asal...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyambut kedatangan para jemaah haji asal Pontianak yang tiba di Asrama Haji Batam.

Keterbukaan Informasi Jadi Ukuran Kinerja Pemerintah, PPID Diminta Pahami Aturan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Keterbukaan informasi publik menjadi...

Sosialisasi dan Bimtek Keterbukaan Informasi Publik bagi PPID di lingkungan Pemkot Pontianak.

PAD Lampaui Target, Pemkot Pontianak Perkuat Pajak dan Efisiensi Anggaran

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Sejumlah warga memanfaatkan layanan jemput pajak (Gokatan) di kecamatan untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Hujan Deras dan Air Pasang, Pontianak Dilanda Banjir

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kota Pontianak dilanda banjir...

Genangan banjir merendam Jalan Perdana Pontianak akibat hujan deras dan air pasang Sungai Kapuas yang terjadi bersamaan.

SMPN 8 Pontianak Terapkan Konsep Sekolah Hijau Berbasis Digital

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – SMP Negeri 8 Kota...

Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Muchammad Yamin, melakukan penanaman pohon secara simbolis saat peluncuran Program Digulis Ceria di SMPN 8 Pontianak.

Pontianak Dukung Sensus Ekonomi 2026 Berkualitas, Perkuat Data Pembangunan Daerah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menyatakan...

Para petugas Sensus Ekonomi 2026 siap melaksanakan tugasnya.

berita terkini