Singkawang Dapat Mesin Insinerator 5 Ton, Solusi Baru Atasi Sampah Kota

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie saat penandatanganan kerja sama penyerahan mesin insinerator untuk pengolahan sampah di Kota Singkawang.

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Pemerintah Kota Singkawang mengambil langkah baru untuk mengatasi persoalan sampah yang terus meningkat. Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), Pemkot Singkawang menjalin kerja sama dengan PT Goshen Pinnacle Indonesia untuk memperkuat sistem pengolahan limbah kota.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan penyerahan satu unit mesin insinerator berkapasitas 5 ton per hari di Ruang Rapat Wali Kota, Kamis (5/3/2026).

Wali Kota Tjhai Chui Mie menyambut baik dukungan dari sektor swasta dalam membantu penanganan sampah di kota tersebut. Ia menilai volume sampah harian di Singkawang sudah cukup tinggi sehingga membutuhkan solusi teknologi yang lebih efektif.

Menurutnya, kehadiran mesin insinerator ini diharapkan dapat membantu mengurangi volume sampah secara langsung dari sumbernya.

“Produksi sampah kita setiap hari cukup besar. Dengan adanya mesin ini tentu sangat membantu pemerintah dalam menekan jumlah sampah,” ujarnya.

Program pengelolaan sampah sendiri menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan perkotaan.

Selain menambah fasilitas pengolahan sampah, Pemkot Singkawang juga berencana melakukan penataan ulang Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Revitalisasi TPA tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp17 miliar.

Namun demikian, pemerintah daerah menegaskan bahwa operasional mesin insinerator harus tetap memperhatikan aspek lingkungan.

Baca Juga : Singkawang Targetkan 4.000 Rumah Subsidi untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain kepatuhan terhadap perizinan operasional, analisis dampak lingkungan untuk mencegah potensi polusi udara, serta penyediaan infrastruktur pendukung bagi operasional mesin.

Wali Kota Tjhai Chui Mie juga menginstruksikan dinas terkait untuk mempercepat pembangunan fasilitas penunjang agar mesin insinerator dapat segera digunakan.

Ia menargetkan fasilitas tersebut sudah bisa beroperasi sekitar Juni hingga Juli 2026 sehingga penanganan sampah di Singkawang dapat berjalan lebih cepat dan efektif.*

 

Sumber :

MC Singkawang

Jemaah Haji Pontianak Tiba di Batam, Bahasan Doakan Raih Haji Mabrur

BERIKABARNEWS l BATAM – Ratusan jemaah haji asal...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyambut kedatangan para jemaah haji asal Pontianak yang tiba di Asrama Haji Batam.

Keterbukaan Informasi Jadi Ukuran Kinerja Pemerintah, PPID Diminta Pahami Aturan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Keterbukaan informasi publik menjadi...

Sosialisasi dan Bimtek Keterbukaan Informasi Publik bagi PPID di lingkungan Pemkot Pontianak.

PAD Lampaui Target, Pemkot Pontianak Perkuat Pajak dan Efisiensi Anggaran

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Sejumlah warga memanfaatkan layanan jemput pajak (Gokatan) di kecamatan untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Hujan Deras dan Air Pasang, Pontianak Dilanda Banjir

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kota Pontianak dilanda banjir...

Genangan banjir merendam Jalan Perdana Pontianak akibat hujan deras dan air pasang Sungai Kapuas yang terjadi bersamaan.

SMPN 8 Pontianak Terapkan Konsep Sekolah Hijau Berbasis Digital

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – SMP Negeri 8 Kota...

Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Muchammad Yamin, melakukan penanaman pohon secara simbolis saat peluncuran Program Digulis Ceria di SMPN 8 Pontianak.

Pontianak Dukung Sensus Ekonomi 2026 Berkualitas, Perkuat Data Pembangunan Daerah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menyatakan...

Para petugas Sensus Ekonomi 2026 siap melaksanakan tugasnya.

berita terkini