Pontianak Raih Penghargaan UHC Pratama, Kepesertaan JKN Tembus 99 Persen

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berfoto bersama usai menerima piagam penghargaan UHC Pratama dari BPJS Kesehatan.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak kembali mencatatkan prestasi di bidang pelayanan publik, khususnya sektor kesehatan. Dengan capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebesar 99,05 persen, Kota Pontianak berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) kategori Pratama dari BPJS Kesehatan.

Berdasarkan data kepesertaan per 1 Januari 2026, dari total penduduk Kota Pontianak sebanyak 690.277 jiwa, tercatat 683.706 jiwa telah terdaftar sebagai peserta JKN. Capaian tersebut menempatkan Pontianak sebagai salah satu daerah dengan tingkat perlindungan jaminan kesehatan tertinggi di Kalimantan Barat.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa pencapaian UHC merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Kota Pontianak pada periode kepemimpinannya yang kedua. Fokus utama kebijakan ini adalah memastikan seluruh warga memiliki akses layanan kesehatan tanpa terkendala biaya.

“Sejak awal periode kedua, kami menempatkan jaminan kesehatan sebagai kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi negara. UHC ini untuk memastikan warga bisa berobat dengan tenang dan bermartabat,” ujar Edi usai menerima penghargaan di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, Pemkot Pontianak secara konsisten mengalokasikan anggaran daerah untuk menjamin kepesertaan masyarakat, khususnya melalui skema Penerima Bantuan Iuran yang saat ini mencakup 161.843 jiwa dan didanai oleh pemerintah daerah.

Selain itu, pemerintah kota juga aktif mendorong kepesertaan pekerja sektor formal maupun informal agar tetap terlindungi dalam sistem JKN.

Tidak hanya mencatat capaian terkini, tren pertumbuhan UHC di Kota Pontianak dalam 12 bulan terakhir juga menunjukkan peningkatan signifikan. Dari kisaran 88 hingga 89 persen pada awal 2025, cakupan kepesertaan terus meningkat secara bertahap hingga menembus angka 99 persen pada akhir 2025.

“Ini menunjukkan kerja yang berkelanjutan, bukan instan. Kami memastikan warga tidak hanya terdaftar, tetapi juga aktif kepesertaannya, sehingga bisa langsung digunakan saat membutuhkan layanan kesehatan,” tambahnya.

Baca Juga : Wawako Pontianak Sosialisasikan Perwa Retribusi Pasar, Pedagang Bisa Bayar Non-Tunai

Ke depan, Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen menjaga keberlanjutan UHC dengan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat fasilitas, serta memastikan layanan yang responsif dan manusiawi bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Target kami jelas, tidak boleh ada warga Pontianak yang menunda berobat karena alasan biaya. UHC harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” imbuh Edi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko, menyampaikan bahwa penghargaan UHC kategori Pratama menjadi penanda kuat atas konsistensi komitmen Pemkot Pontianak dalam membangun sistem kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.

Ia menambahkan, dengan status UHC, kepesertaan JKN yang baru didaftarkan dapat langsung dimanfaatkan.

“Dengan UHC ini, warga Pontianak yang menjadi peserta baru jaminan kesehatan bisa langsung menikmati layanan kesehatan tanpa harus menunggu masa aktivasi selama 14 hari kerja,” jelasnya. *

Jemaah Haji Pontianak Tiba di Batam, Bahasan Doakan Raih Haji Mabrur

BERIKABARNEWS l BATAM – Ratusan jemaah haji asal...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyambut kedatangan para jemaah haji asal Pontianak yang tiba di Asrama Haji Batam.

Keterbukaan Informasi Jadi Ukuran Kinerja Pemerintah, PPID Diminta Pahami Aturan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Keterbukaan informasi publik menjadi...

Sosialisasi dan Bimtek Keterbukaan Informasi Publik bagi PPID di lingkungan Pemkot Pontianak.

PAD Lampaui Target, Pemkot Pontianak Perkuat Pajak dan Efisiensi Anggaran

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Sejumlah warga memanfaatkan layanan jemput pajak (Gokatan) di kecamatan untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Hujan Deras dan Air Pasang, Pontianak Dilanda Banjir

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kota Pontianak dilanda banjir...

Genangan banjir merendam Jalan Perdana Pontianak akibat hujan deras dan air pasang Sungai Kapuas yang terjadi bersamaan.

SMPN 8 Pontianak Terapkan Konsep Sekolah Hijau Berbasis Digital

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – SMP Negeri 8 Kota...

Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Muchammad Yamin, melakukan penanaman pohon secara simbolis saat peluncuran Program Digulis Ceria di SMPN 8 Pontianak.

Pontianak Dukung Sensus Ekonomi 2026 Berkualitas, Perkuat Data Pembangunan Daerah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menyatakan...

Para petugas Sensus Ekonomi 2026 siap melaksanakan tugasnya.

berita terkini