Perselisihan Keluarga di Sanggau Berujung Maut, Pria Tewas Dihantam Batu

Polisi mengamankan pelaku penganiayaan yang menewaskan pria di Sanggau.

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Perselisihan keluarga berujung tragis di Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Seorang pria berinisial LS (48), warga Dusun Muri, Desa Rahayu, meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan berat pada Minggu malam (22/3/2026).

Peristiwa tersebut diduga dipicu konflik saat proses penjemputan anggota keluarga di kediaman pelaku berinisial HG (25).

Kejadian bermula ketika korban bersama kerabat mendatangi rumah pelaku di Kampung Tantang 2 untuk menjemput seorang wanita berinisial LL yang diketahui telah bercerai secara adat dengan pelaku, beserta dua anaknya.

Namun, situasi memanas setelah terjadi adu mulut antara korban dan pelaku. HG sempat meninggalkan lokasi, sementara korban dan rombongannya memilih pulang.

Ketegangan kembali terjadi saat rombongan korban tiba di ujung kampung. Pelaku tiba-tiba muncul dan melakukan penghadangan.

Tanpa peringatan, HG melempar batu berukuran cukup besar ke arah korban dari jarak dekat. Lemparan tersebut mengenai bagian kepala korban hingga membuatnya langsung terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Warga kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Parindu untuk mendapatkan pertolongan. Karena kondisi kritis, korban dirujuk ke rumah sakit di Pontianak. Namun, dalam perjalanan, korban dinyatakan meninggal dunia.

Setelah sempat melarikan diri, pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh aparat kepolisian pada Senin siang (23/3/2026). Saat ini, pelaku telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga : Curanmor di Pontianak Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Kasat Reskrim Polres Sanggau, Fariz Kautsar Rahmadhani, menegaskan bahwa kasus ini ditangani secara serius.

“Kasus ini menjadi perhatian serius kami. Kami memastikan proses hukum berjalan objektif dan sesuai prosedur. Kami juga mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan setiap persoalan secara bijak tanpa menggunakan kekerasan,” ujarnya.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk batu yang digunakan pelaku serta pakaian korban saat kejadian.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian dengan ancaman hukuman penjara.*

Satrol Kodaeral XII Gagalkan Aksi Bom Ikan, 1 Ton Hasil Laut Diamankan

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Satuan Kapal Patroli (Satrol)...

Petugas Satrol Kodaeral XII mengamankan KM Muhammad Iman beserta 1 ton hasil laut di Dermaga Perikanan Sedau, Singkawang Selatan.

Aksi Ugal-Ugalan Dibubarkan, Polisi Amankan 20 Motor Berknalpot Brong

BERIKABARNEWS l BENGKAYANG – Aksi balap liar dan...

Satlantas Polres Bengkayang menertibkan motor berknalpot brong dalam operasi balap liar di Kota Bengkayang.

Jaringan Narkoba Malaysia-Kalbar Dibongkar, 2 Kg Sabu Disita

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Direktorat Reserse Narkoba Polda...

Ilustrasi - barang bukti 2 kilogram sabu hasil pengungkapan jaringan narkoba Malaysia-Kalbar.

Dua Kali Mangkir dari Panggilan, Tersangka TPPO Akhirnya Dibekuk

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Setelah dua kali mangkir...

Kapolresta Pontianak Endang Tri Purwanto saat memberikan keterangan dalam konferensi pers terkait penangkapan tersangka kasus TPPO.

Rumah Diduga Jadi Tempat Transaksi Sabu, Pria di Ketapang Diciduk Polisi

BERIKABARNEWS l KETAPANG – Sebuah rumah di Desa...

Petugas Polsek Kendawangan menunjukkan barang bukti sabu saat menangkap pria di Ketapang yang diduga menjadi pengedar narkoba.

Mafia BBM dan PETI Dibongkar, 34 Tersangka Diamankan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Polda Kalimantan Barat kembali...

Konferensi pers Polda Kalbar terkait pengungkapan mafia BBM dan PETI.

berita terkini