Upaya Kelabui Polisi Gagal, Dua WNI Ditangkap Bersama Sabu di Serian

Dua WNI dan seorang warga lokal diamankan polisi IPD Serian dalam operasi pemberantasan narkoba di Tebedu dan Serian, Sarawak.

BERIKABARNEWS l SERIAN – Upaya menyembunyikan sabu di dalam potongan sedotan plastik untuk mengelabui polisi berakhir gagal. Bahagian Siasatan Jenayah Narkotik (BSJN) Ibu Pejabat Polis Daerah (IPD) Serian, Sarawak, Malaysia, menangkap tiga terduga pelaku kasus narkotika, dua di antaranya merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), dalam operasi di kawasan Tebedu dan Serian, Jumat (17/7/2026).

Operasi tersebut mengungkap modus pelaku yang menyimpan sabu dalam potongan sedotan plastik berukuran kecil agar tidak mudah terdeteksi saat pemeriksaan.

Kapolres Serian, Superintendent Freedy Bian Stanislaus Bian, mengatakan penangkapan bermula ketika anggota BSJN mengamankan seorang pria WNI berusia 41 tahun di kawasan Simpang Kampung Saan, Tebedu.

“Hasil pemeriksaan terhadap tersangka pertama ini mengarah pada penemuan 23 sedotan plastik yang di dalamnya berisi butiran kristal diduga sabu, dengan berat bruto mencapai 1,3 gram,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (18/7/2026).

Baca Juga : Ops MEGA di Miri Jaring 175 WNI, Termasuk 32 Anak-Anak

Tak lama kemudian, petugas kembali mengamankan seorang pria warga lokal berusia 28 tahun di lokasi yang sama. Dari tangan pelaku, polisi menyita satu paket plastik transparan berisi sabu dengan berat bruto sekitar 0,7 gram.

Penyelidikan kemudian dikembangkan hingga ke sebuah kamar sewa di kawasan Bandar Serian. Dalam penggerebekan tersebut, polisi menangkap seorang perempuan WNI dan kembali menemukan tiga paket plastik transparan serta tiga potongan sedotan plastik yang berisi sabu dengan total berat bruto sekitar 1,34 gram.

Seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di IPD Serian untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan urine ketiga terduga pelaku positif mengandung narkotika.

Baca Juga : Pria Malaysia Dipenjara 2 Tahun usai Terbukti Selundupkan Enam WNI

Superintendent Freedy Bian menegaskan, seluruh tersangka akan diproses berdasarkan Akta Dadah Berbahaya 1952 atas dugaan kepemilikan, penyimpanan, dan penyalahgunaan narkotika.

Ia menambahkan, kepolisian akan terus mengintensifkan operasi pemberantasan narkoba, khususnya di kawasan perbatasan. Masyarakat juga diimbau berperan aktif dengan melaporkan aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika kepada pihak berwenang.*

63 WNI Ditangkap di Kuching, Imigresen Temukan Dugaan Online Scam

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 63 warga negara...

Operasi Imigresen Sarawak di Kuching menindak 63 WNI terkait pelanggaran izin tinggal dan dugaan penipuan online pada 15–16 Oktober 2026. (Foto: JIM Sarawak)

Lewat Tebedu–Entikong, 49 WNI Dideportasi dari Sarawak

BERIKABARNEWS l SERIAN – Sebanyak 49 warga negara...

Proses pemulangan 49 WNI yang dideportasi dari Sarawak melalui perbatasan Tebedu–Entikong, Kalimantan Barat. (Foto: JIM Sarawak)

Penyelundupan Rokok ke Indonesia Digagalkan di Serikin

BERIKABARNEWS l SERIKIN – Tentara Darat Malaysia (TDM)...

Tentara Darat Malaysia menyita ribuan slop rokok merek ERA dan mobil Isuzu D-Max dalam operasi pencegahan penyelundupan di Serikin. (Foto: Divisyen Pertama Infantri Malaysia)

Operasi Imigrasi di Sarawak, 29 WNI Ditangkap

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 29 warga negara...

Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Sarawak mengamankan 29 WNI dan satu warga negara Thailand dalam operasi penertiban keimigrasian di Kuching dan Lundu pada 12–13 Oktober 2026. (Foto: JIM Sarawak)

JIM Sarawak Pindahkan 59 WNI dari Semuja ke Perbatasan Tebedu

BERIKABARNEWS l SERIAN – Jabatan Imigresen Malaysia (JIM)...

JIM Sarawak mengawal 59 WNI dari Depo Imigrasi Semuja menuju ICQS Tebedu untuk proses pemulangan ke Indonesia. (Foto: JIM Sarawak)

75 WNI Ditangkap Imigrasi Malaysia dalam Operasi di Kuching

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 75 Warga Negara...

Petugas JIM Sarawak melakukan pemeriksaan terhadap WNI dalam operasi imigrasi di Kuching, Malaysia. (Foto: JIM Sarawak)

berita terkini