Pemkot Pontianak Susun APBD 2026 Efisien dan Tepat Sasaran, Dorong Inovasi dan Investasi Daerah

Penyampaian Jawaban Wali Kota Pontianak atas pandangan Fraksi-fraksi DPRD Kota Pontianak terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Pontianak terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Kota Pontianak Tahun Anggaran 2026.
Jawaban tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-6 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Rabu (5/11/2025).

Dalam pidatonya, Wali Kota Edi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas seluruh masukan, saran, serta kritik konstruktif dari masing-masing fraksi DPRD. Ia menegaskan, seluruh pandangan tersebut menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan pembangunan daerah tahun mendatang.

“Segala pandangan yang disampaikan oleh fraksi-fraksi menjadi cerminan dari komitmen bersama untuk meningkatkan efektivitas anggaran dan kesejahteraan masyarakat Kota Pontianak,” ujar Edi.

Efisiensi Anggaran dan Kinerja ASN

Menanggapi Fraksi PDI Perjuangan, Wali Kota menyebut pentingnya evaluasi terhadap perangkat daerah dengan serapan anggaran rendah. Ia menegaskan penempatan ASN dilakukan berdasarkan analisis jabatan dan beban kerja sesuai standar kompetensi serta rekomendasi Tim Penilaian Kinerja.

“Pemerintah Kota Pontianak akan terus meningkatkan potensi dan kompetensi ASN agar pelayanan publik semakin baik dan profesional,” ungkapnya.

Dorong Lapangan Kerja dan Sinergi Dunia Usaha

Kepada Fraksi PKS, Edi menyampaikan bahwa Pemkot berkomitmen menjalankan belanja daerah secara efisien dengan fokus pada kepentingan publik. Ia juga menanggapi usulan peningkatan lapangan kerja dengan memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha, melalui program magang, campus hiring, job fair, dan forum kemitraan.

Selain itu, Pemkot juga melakukan pemeliharaan pohon, normalisasi parit, serta mendorong partisipasi masyarakat melalui kegiatan gotong royong.

Optimalisasi Pendapatan dan Investasi Daerah

Menanggapi Fraksi Gerindra dan Fraksi Nasdem, Wali Kota mengapresiasi dukungan terhadap efisiensi belanja dan optimalisasi pendapatan daerah. Ia menjelaskan, Pemkot telah membentuk Tim Optimalisasi PAD lintas OPD dan melaksanakan Pajak Award bagi wajib pajak patuh.

Edi juga menegaskan bahwa penyusunan APBD 2026 tetap berpedoman pada belanja wajib, yakni 20 persen untuk pendidikan dan 40 persen untuk infrastruktur pelayanan publik.

“Kita juga membuka ruang pembiayaan kreatif, seperti kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), untuk mendorong investasi daerah,” tambahnya.

Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Aset

Menanggapi Fraksi Golkar, Edi menjelaskan langkah penguatan fiskal daerah melalui kerja sama dengan instansi vertikal dan akademisi.

Pemkot Pontianak juga mengoptimalkan pengelolaan aset daerah melalui inventarisasi, digitalisasi, serta pemanfaatan aset menganggur agar memberi nilai tambah bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Peningkatan Layanan Publik, Pendidikan dan Kesehatan

Dalam tanggapannya terhadap Fraksi PKB, Edi menegaskan komitmen Pemkot untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan. Pemerintah tengah menyiapkan pembangunan fasilitas kesehatan baru serta pemanfaatan dana hibah untuk peningkatan layanan.

“Di bidang pendidikan, kami terus memperluas pembangunan unit sekolah baru, rehabilitasi ruang belajar, serta penyediaan sarana TIK untuk menunjang mutu pembelajaran,” jelasnya.

Baca Juga : APBD 2026 Pontianak Difokuskan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Penanganan Banjir dan Transportasi Publik

Menjawab Fraksi Demokrat, Edi memaparkan program prioritas seperti penanganan banjir, pembangunan drainase lingkungan, pengaturan lalu lintas, serta pengembangan transportasi publik yang aman dan layak.

Pemkot juga meningkatkan layanan kesehatan dan sosial melalui perluasan kepesertaan BPJS, penyaluran bantuan sosial, dan penyediaan fasilitas bagi penyandang disabilitas.

Selain itu, Pemkot memperkuat pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat melalui pembangunan TPS3R, penguatan bank sampah, dan bimbingan teknis bagi pelaku usaha pengelolaan sampah.

Sinergi Eksekutif dan Legislatif

Edi menegaskan, seluruh masukan fraksi DPRD merupakan bentuk sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat.

“Dengan dukungan DPRD dan partisipasi masyarakat, kami optimistis APBD 2026 dapat dijalankan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran,” pungkasnya. (ndo)

 

Prokopim

Budayakan Gotong Royong, Pemkot Pontianak Gelar Aksi Bersih Lingkungan Serentak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak kembali...

Aksi gotong royong serentak membersihkan lingkungan di enam kecamatan.

Festival Mattompang Perkaya Khazanah Budaya Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Festival Mattompang menjadi salah...

Festival Mattompang di Taman Alun Kapuas Pontianak dengan ritual budaya Bugis.

Wali Kota Edi ajak Pemuda Pancasila Kolaborasi Bangun Pontianak

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan ucapan selamat kepada pengurus MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak periode 2026-2027 yang baru dilantik.

Dorong PRP Jadi Event Tetap Hari Jadi Kota Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ketua DPRD Kota Pontianak,...

Satarudin saat menghadiri dan meninjau kegiatan Pekan Raya Pontianak (PRP) di Rumah Radakng.

Wali Kota Edi Minta Jemaah Calon Haji Jaga Nama Baik Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Edi Rusdi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan pesan kepada jemaah calon haji Kota Pontianak pada Istigasah Akbar di Masjid Raya Mujahidin.

MTQ ke-34 Pontianak Timur Dibuka, Wawako Tekankan Generasi Cerdas dan Berkarakter

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak,...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan membuka MTQ ke-34 Tingkat Kecamatan Pontianak Timur.

berita terkini