Skandal Pelatnas Panjat Tebing, Bareskrim Dalami Dugaan Kekerasan Seksual

Ilustrasi - Dugaan kasus kekerasan seksual oleh mantan pelatih Pelatnas panjat tebing yang sedang diselidiki Bareskrim Polri.

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Dunia olahraga Indonesia diguncang dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan mantan kepala pelatih atlet panjat tebing Pelatnas berinisial HB. Kasus tersebut kini tengah didalami oleh Bareskrim Polri setelah laporan resmi diterima pada 3 Maret 2026.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, dugaan peristiwa tersebut terjadi dalam kurun waktu 2021 hingga 2025. Tindakan itu diduga berlangsung di Asrama Atlet Bekasi hingga saat para atlet mengikuti kompetisi internasional di luar negeri.

Direktur Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah, mengatakan pelaku diduga memanfaatkan posisinya sebagai pelatih untuk menekan para atlet.

“Modusnya adalah menyalahgunakan kewenangan serta memanfaatkan kerentanan atlet putri untuk melakukan perbuatan cabul hingga persetubuhan,” ujar Nurul Azizah, Selasa (10/3/2026).

Sejauh ini penyidik telah memeriksa pelapor dan sejumlah atlet lainnya. Polisi juga mengumpulkan berbagai barang bukti berupa dokumen serta riwayat percakapan WhatsApp. Selain itu, proses visum medis dan psikiatrikum masih dilakukan guna memperkuat pembuktian dalam kasus tersebut.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menoleransi segala bentuk kekerasan di lingkungan olahraga. Ia memastikan negara hadir untuk melindungi para atlet dan mendukung penuh proses hukum yang berjalan.

“Negara hadir melindungi para atlet. Kami berpihak pada korban dan mendukung penuh langkah FPTI agar kasus ini diproses secara hukum hingga tuntas. Pelaku harus mendapatkan hukuman maksimal jika terbukti bersalah,” tegas Erick.

Menurut Erick, kasus ini harus menjadi momentum penting untuk memperbaiki sistem perlindungan atlet di seluruh cabang olahraga. Ia menilai ekosistem olahraga harus dibangun dengan prinsip keamanan, penghormatan, dan bebas dari predator seksual.

Baca Juga : 1.816 WNI Eks Online Scam di Kamboja Dipulangkan, KBRI Phnom Penh Terbitkan SPLP

Sementara itu, Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, memberikan apresiasi kepada para atlet yang berani melaporkan dugaan tindakan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa awalnya ada delapan atlet yang menyampaikan laporan langsung kepadanya pada Januari lalu.

Namun seiring proses pendampingan berjalan, jumlah korban yang melapor kini bertambah menjadi sepuluh orang. FPTI juga berkomitmen mendampingi para atlet selama proses hukum berlangsung.

“FPTI secara organisasi membantu mencarikan pengacara bagi para korban. Kami berkomitmen menjaga hak-hak serta privasi para atlet selama proses hukum berlangsung,” kata Yenny Wahid.

Saat ini, mantan pelatih berinisial HB telah diberhentikan secara tidak hormat dari jabatannya. Aparat penegak hukum juga terus mendalami laporan yang ada untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan hukum.

Kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan pelatnas ini menjadi perhatian luas publik dan diharapkan menjadi momentum perbaikan sistem perlindungan atlet di Indonesia.*

Dua Tahanan Kejati Kalbar Kabur Ditangkap di Sintang, Pelarian Terhenti Gara-Gara Ban Bocor

BERIKABARNEWS l SINTANG – Pelarian dua tahanan Kejaksaan...

Anggota Polres Sintang saat mengamankan dua tahanan Kejati Kalbar yang kabur dan ditangkap di Sintang.

Sadis! Pelaku Pembunuhan Istri Siri Taburi Jasad Korban dengan Bubuk Kopi

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Polda Metro Jaya mengungkap...

Petugas kepolisian saat olah TKP kasus pembunuhan wanita di Jakarta.

Polres Sintang Musnahkan 57 Kg Sabu Senilai Rp57 Miliar

BERIKABARNEWS l SINTANG – Komitmen memberantas peredaran gelap...

Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo bersama Forkopimda saat menyaksikan pemusnahan barang bukti sabu seberat 57 kilogram di Kabupaten Sintang.

Suami Siri Pembunuh Wanita yang Tinggal Tulang di Depok Ditangkap

BERIKABARNEWS l DEPOK – Misteri penemuan jasad seorang...

Ilustrasi garis polisi - Perkara kasus pembunuhan wanita di kawasan permukiman di Depok.

BNN RI Bongkar Laboratorium Narkoba Mephedrone Jaringan Rusia di Gianyar Bali

BERIKABARNEWS l GIANYAR – Badan Narkotika Nasional (BNN)...

Petugas BNN RI menunjukkan barang bukti laboratorium narkoba mephedrone jaringan Rusia yang dibongkar di Gianyar, Bali.

Cegah Tawuran ‘Perang Sarung’, Polsek Pontianak Barat Amankan 10 Remaja

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Aksi tawuran remaja yang...

Barang bukti sarung yang telah dimodifikasi dan petasan yang diamankan petugas Polsek Pontianak Barat dari remaja yang diduga hendak melakukan perang sarung di Sei Jawi Luar, Pontianak.

berita terkini